BREAKING NEWS
Senin, 14 September 2026

Jembatan Pongpet Pangandaran Rusak, Kasad Maruli Simanjuntak Janji Bangun Ulang dalam Dua Bulan

gusWedha - Senin, 14 September 2026 18:37 WIB
Jembatan Pongpet Pangandaran Rusak, Kasad Maruli Simanjuntak Janji Bangun Ulang dalam Dua Bulan
Kepala Staf Angkatan Darat atau Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat meninjau langsung kondisi Jembatan Pongpet, Senin, 14 September 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PANGANDARAN Jembatan Gantung Pongpet di Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, akan dibangun kembali setelah mengalami kerusakan.

Kepala Staf Angkatan Darat atau Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan pembangunan ulang akan mengutamakan kekuatan, keamanan, dan keberlanjutan penggunaan oleh masyarakat.

Baca Juga:
Maruli menyampaikan hal tersebut saat meninjau langsung kondisi Jembatan Pongpet, Senin, 14 September 2026.

Dalam kunjungan itu, ia bersama pihak terkait mengevaluasi kondisi jembatan sekaligus membahas aspek teknis pembangunan kembali.

Menurut Maruli, perbaikan sebagian bagian jembatan dinilai belum menjadi pilihan terbaik.

Pembangunan ulang secara menyeluruh dipertimbangkan agar konstruksi jembatan lebih kuat dan aman.

"Salah satu yang menjadi evaluasi yaitu teknis-teknis yang harus kita evaluasi. Memang yang agak rumit adalah jembatan-jembatan perbaikan," ujar Maruli.

Maruli memperkirakan pembangunan kembali Jembatan Pongpet membutuhkan waktu sekitar dua bulan.

Pengerjaan secara intensif, termasuk kemungkinan dilakukan pagi, siang, dan malam, diharapkan dapat mempercepat penyelesaian.

Menurut dia, membongkar jembatan dan membangunnya kembali dari awal justru dapat menjadi pilihan untuk menyempurnakan konstruksi.

"Ini sudah diperkirakan dua bulan, kalau bekerjanya pagi, siang dan malam, mudah-mudah bisa lebih cepat, dua bulanan lah, karena memang lebih baik kita bongkar awal saja, konstruksinya jadi lebih baik," katanya.

Jembatan Pongpet memiliki fungsi penting bagi masyarakat Kecamatan Cijulang dan wilayah sekitarnya.

Jembatan tersebut menjadi salah satu akses penghubung yang mendukung mobilitas serta aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Selain pembangunan jembatan, kebutuhan air bersih masyarakat di sekitar lokasi juga menjadi perhatian TNI AD.

Maruli mengatakan pihaknya membuka kemungkinan membangun sumur bor di empat titik apabila kebutuhan air bersih warga masih belum mencukupi.

Baca Juga:

Dalam kunjungan tersebut, Maruli juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas musibah yang terjadi saat peresmian Jembatan Pongpet.

Ia mengatakan kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi TNI AD agar pembangunan infrastruktur berikutnya dapat dilakukan dengan standar keamanan dan konstruksi yang lebih baik.

"Saya sudah sampaikan, secara pertanggungjawaban, saya mohon maaf atas kejadian ini, dan kita akan segera perbaiki. Saya kira akan jadi evaluasi kita supaya kita bisa buat yang lebih baik dan lebih aman," imbuhnya.

Maruli memastikan pembangunan kembali akan menjadi bagian dari upaya memperbaiki kualitas infrastruktur agar dapat digunakan masyarakat dengan lebih aman.

Dalam keterangannya kepada awak media, Maruli juga menjelaskan perkembangan program pembangunan jembatan TNI AD di berbagai wilayah Indonesia.

Dari 3.417 jembatan yang telah dikerjakan, lebih dari 2.700 jembatan disebut telah selesai.

TNI AD menargetkan jumlah tersebut terus bertambah hingga mencapai sekitar 5.000 jembatan sampai akhir 2026.

Jembatan yang dibangun mencakup sejumlah jenis, antara lain jembatan perintis, Bailey, beton, dan Armco.

Selain jembatan, program penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor juga terus dilakukan.

Dari sekitar 3.000 sumur bor yang telah dibangun dan diresmikan, TNI AD menargetkan tambahan sekitar 3.000 titik.

Dengan tambahan tersebut, jumlah sumur bor yang dibangun ditargetkan mencapai sekitar 6.000 titik.

"Sumur Bor kita sudah jadi program Presiden dan juga program TNI Angkatan Darat, mudah-mudahan tahun ini kita bisa selesaikan 5.000 hingga 6.000 lah," pungkas Maruli.

Baca Juga:

Pembangunan kembali Jembatan Pongpet diharapkan dapat memulihkan akses masyarakat Cijulang sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi TNI AD dalam membangun infrastruktur yang lebih kuat, aman, dan sesuai kebutuhan warga.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rico Waas Ajukan APBD Medan 2027 Rp7,16 Triliun, Fokus pada 17 Program Prioritas
Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Aceh: Pendidikan Aceh Tak Kekurangan Sekolah, tapi Butuh Lompatan Mutu
Ini Pesan Pertama Prabowo kepada Suahasil Usai Jadi Menkeu Gantikan Purbaya
Perbedaan Keterangan TNI AU dan Keluarga Terkait Temuan Luka pada Jenazah Serda Ahmad
"Keamanan Adalah Ruang untuk Melayani", TNI Kejar KKB Pelaku Penembakan 3 ASN Jayawijaya yang Tewas Saat Bertugas
IMT-GT ke-32 Sukses Digelar: Sumut Tawarkan Proyek Investasi Triliunan, Forum Sumatera 10 Mengemuka
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru