BREAKING NEWS
Selasa, 29 September 2026

Polda Aceh Gelar Maulid Nabi 1448 H, Personel Diingatkan Jadi Pelindung dan Pelayan Masyarakat yang Humanis

T.Jamaluddin - Senin, 28 September 2026 16:23 WIB
Polda Aceh Gelar Maulid Nabi 1448 H, Personel Diingatkan Jadi Pelindung dan Pelayan Masyarakat yang Humanis
Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Babuttaqwa Polda Aceh, Senin, 28 September 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH — Polda Aceh menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Babuttaqwa Polda Aceh, Senin, 28 September 2026.

Kegiatan tersebut diikuti Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, Irwasda Kombes Pol. Iskandar ZA, Wakil Ketua Bhayangkari beserta pengurus, para pejabat utama dan personel Polda Aceh.

Jajaran Polres dan Polresta di Aceh juga mengikuti kegiatan tersebut secara virtual.

Baca Juga:

Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengusung tema, "Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, Melalui Polri Presisi Kita Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".

Tema tersebut menekankan pentingnya menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan, terutama dalam hal kejujuran, keadilan, amanah, kasih sayang, kesabaran, keberanian, serta penghormatan terhadap sesama.

Dalam sambutannya, Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan yang disampaikan Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak seharusnya hanya menjadi kegiatan seremonial.

Menurut Ari, Maulid Nabi menjadi momentum untuk kembali mengingat, memahami, sekaligus menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi anggota Polri, kata Ari, nilai-nilai keteladanan Rasulullah memiliki kaitan erat dengan pelaksanaan tugas.

Sifat shiddiq mengajarkan kejujuran dalam perkataan dan tindakan.

Sementara sifat amanah mengingatkan personel untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan negara.

Adapun tabligh menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka, santun, dan bertanggung jawab.

Sedangkan sifat fathanah mendorong personel untuk terus meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan kecakapan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.

"Nilai-nilai itu sejalan dengan semangat Polri Presisi, yaitu prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Implementasinya tidak hanya menyangkut modernisasi organisasi dan profesionalitas, tetapi juga pembangunan karakter personel. Kemampuan profesional harus senantiasa diiringi integritas, moralitas, dan akhlak yang mulia," sebut Brigjen Ari.

Ia mengajak seluruh personel Polda Aceh menjadikan akhlak Rasulullah sebagai landasan moral dalam menjalankan tugas.

Terutama dalam menjalankan peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Menurut Ari, tugas tersebut menghadapkan anggota Polri dengan berbagai karakter masyarakat, persoalan, serta dinamika sosial yang membutuhkan sikap profesional sekaligus humanis.

"Dengan meneladani akhlak Rasulullah, mari kita wujudkan personel Polri yang semakin berintegritas, profesional, humanis, dan Presisi, sehingga keberadaan Polri benar-benar mampu memberikan rasa aman, keadilan, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat," tutupnya.

Sementara itu, Tgk. H. Fachruddin Lahmuddin dalam pembukaan ceramahnya mengapresiasi kebijakan Polri yang memberikan kesempatan kepada para santri untuk mengabdi di Korps Bhayangkara.

Ia juga mengaku terkesan dengan lantunan Selawat Badar dalam peringatan Maulid tersebut.

Selawat dibawakan oleh Briptu Akmal Qadri, Briptu Afrah, dan Bripda T.M. Syuhada.

Menurut Fachruddin, kehadiran personel Polri berlatar belakang santri menjadi salah satu hal positif dari kebijakan rekrutmen Polri yang memberikan ruang bagi kalangan pesantren.

Ia berharap kesempatan tersebut terus diperluas sehingga semakin banyak santri yang dapat berkontribusi melalui institusi Polri.

"Mungkin, personel Polri dengan kemampuan, khususnya penghafal Al-Qur'an berprestasi, nantinya juga dapat dilibatkan dalam setiap kegiatan keagamaan, seperti Safari Ramadan. Ini sangat positif untuk mendukung syiar Islam," katanya.

Dalam ceramahnya, Tgk. H. Fachruddin juga menilai tema Maulid Nabi yang digelar Polda Aceh relevan dengan kondisi kehidupan saat ini.

Menurut dia, peringatan Maulid dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus memperbaiki akhlak di tengah kesibukan dan berbagai urusan duniawi.

"Di antara hikmah diutusnya Rasulullah adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia. Namun, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana menjaga dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, karena memperbaiki akhlak merupakan tanggung jawab kita bersama yang harus dimulai dari diri sendiri. Jangan sampai kesibukan duniawi membuat kita lengah dalam menjaga kemuliaan budi pekerti," ujar Tgk. H. Fachruddin.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kapolri: Mahasiswa UMSU Punya Modal Jadi Pemimpin Masa Depan
Modus Rental Motor Scoopy Anggota TNI, 2 Pelaku Diciduk Polresta Banda Aceh & 1 Masih Buron
Polda Sumut Ringkus 4 Kurir & Sita 150 Kg Sabu Malaysia, Disembunyikan di Fiber Ikan dan Mobil Galon
Lautan Warga Padati Stadion Teladan, Ustaz Das'ad Latif dan Rico Waas Ajak Bersalawat di Maulid Pemko Medan
Gasak 13 Lokasi demi Uang Loak, 2 Spesialis Maling Meteran Air di Banda Aceh Diciduk Jatanras
Cuma 20 Menit dari Banda Aceh! Mengintip Pesona Sunset Syahdu dan Kuliner Seafood di Pantai Im Surf Lhok Nga
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru