Menuju Jakarta 500 Tahun: Mampukah Jadi Kota Global Tanpa Meninggalkan Warganya?
JAKARTA Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2027. Momentum tersebut menjadi titik penting bagi Jakarta setelah tidak lagi diposisi
NASIONAL
DELI SERDANG – Jalan Besar Namorambe yang menghubungkan Kabupaten Deli Serdang dengan Kota Medan, Sumatera Utara, rusak parah dan menjadi perhatian setelah kondisi jalan tersebut viral di media sosial.
Kerusakan terlihat di sepanjang sekitar 200 meter ruas jalan.
Sejumlah lubang memenuhi badan jalan dan kondisinya semakin menyulitkan pengguna jalan ketika hujan turun.Baca Juga:
Saat hujan, lubang-lubang jalan dipenuhi genangan air.
Sebaliknya, ketika cuaca panas, debu beterbangan dan mengganggu warga serta pelaku usaha yang berada di sepanjang ruas tersebut.
Lila (50), pemilik warung kopi di tepi Jalan Besar Namorambe, mengatakan kondisi jalan rusak tersebut telah dirasakannya selama sekitar tiga tahun.
"Dampaknya berabu. Banyak orang jatuh. Ya, kalau sudah macet kan susah orang mau kemari (warung). Sudah jalannya jelek, orang keluar pun malas sekarang," kata Lila, Jumat (2/10/2026).
Lila mengaku telah berjualan di kawasan tersebut selama lebih dari 18 tahun.
Namun, selama tiga tahun terakhir, ia bersama suaminya harus melakukan pekerjaan tambahan untuk mengurangi debu yang masuk ke warung.
Setiap pagi hingga sore, mereka menyiram badan jalan menggunakan selang yang sengaja disiapkan.
Upaya tersebut dilakukan agar debu tidak terlalu mengganggu pelanggan yang datang.
"Sebelum jualan, ya, saya menyiram jalan. Biar ramai (pelanggan) yang datang. Kan tidak enak juga sama yang duduk kalau berabu. Kita pun di sini cuma jualan minuman," ungkapnya.
Dalam sehari, Lila dan suaminya bisa menyiram jalan hingga tiga kali.
Menurut dia, kerusakan jalan sudah berlangsung sekitar tiga tahun atau bahkan lebih.
Persoalan genangan air, kata Lila, bahkan telah terjadi jauh sebelum kondisi jalan rusak seperti sekarang. Ia menduga persoalan tersebut berkaitan dengan sistem drainase.
"Kalau untuk kondisi seperti ini sudah 3 tahun, mungkin lebihlah. Tetapi kalau banjirnya sudah lama. Zaman-zaman jalan masih cantik pun tetap banjir. Karena pembuangan airnya (drainase) belum jelas," akunya.
Lila juga membandingkan kondisi ruas jalan di sekitar perbatasan Deli Serdang dan Kota Medan.
Menurut dia, kondisi jalan yang sudah masuk wilayah Kota Medan terlihat lebih baik dibandingkan ruas Jalan Besar Namorambe yang rusak.
"Yang cantik jalannya sana sudah masuk Kota Medan. Kalau di sana sudah bagus (Jalan Karya Jaya). Waktu di sana jelek, langsung dibeton tinggi. Tapi ya cuma sampai situ saja, karena itu Kota Medan. Di sini enggak," tutur Lila.
Ia berharap ruas jalan yang rusak segera diperbaiki.
Meski panjang kerusakan hanya sekitar 200 meter, kondisi tersebut dinilai cukup mengganggu aktivitas masyarakat dan pelaku usaha.
"Ini jalan menghubungkan Kecamatan Namorambe, Deli Serdang, dengan Kota Medan. Di sini perbatasannya," lanjutnya.
Keluhan serupa disampaikan Leonardo Purba (42), pengelola usaha laundry di kawasan tersebut.
Menurut Leonardo, kondisi jalan yang rusak turut memengaruhi aktivitas masyarakat dan usaha yang berada di sepanjang jalan.
Pelanggan menjadi kesulitan ketika hendak datang ke lokasi usaha.
"Kita kan pelaku usaha ini, kita sangat mengharapkan sekali bahwasanya supaya pembangunan (perbaikan jalan) ini dilakukan," harapnya.
Meski kondisi jalan mengganggu kegiatan usaha, Leonardo dan para pedagang lainnya tetap berusaha menjalankan pekerjaan mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Tolonglah diperhatikan kita. Apalagi ini sudah termasuk daerah perbatasan. Jadi kalau kita pelaku usaha, ya, kalau ditanya bagaimana efeknya, pasti ada. Pelanggan kita jadi terkendala kalau mau masuk," jelas Leonardo.
Kerusakan Jalan Besar Namorambe tidak hanya menjadi persoalan bagi pengguna jalan, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas warga dan pelaku usaha yang menggantungkan penghasilan dari kawasan tersebut.
Warga berharap perbaikan segera dilakukan agar akses penghubung Deli Serdang dan Medan kembali nyaman dan aman dilalui.* (km/ad)
JAKARTA Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2027. Momentum tersebut menjadi titik penting bagi Jakarta setelah tidak lagi diposisi
NASIONAL
JAKARTA Dua dari 26 tokoh yang diangkat Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) tidak hadir d
POLITIK
JAKARTA Direktur Law Firm Pedang Keadilan & Partners Zuhri Saifudin menilai Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki peluang untuk mendiskualif
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menilai rangkaian perombakan pemerintahan Presiden Prabowo Su
POLITIK
MEDAN Video yang memperlihatkan seorang pedagang kaki lima (PKL) diduga dikeroyok sejumlah pria di kawasan depan Kampus Universitas Suma
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan tengah mengembangkan sistem pemerintahan digital yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan publik melal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mayjen TNI (Purn) Prof. H.C. Dr. Rido Hermawan mengajak masyarakat melihat kembali hubungan manusia dengan dirinya sendiri, sesa
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung belum menemukan indikasi keterlibatan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang dalam perka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Anwar Usman memilih tidak memberikan tanggapan mengenai perkara yang mempersoal
NASIONAL
OlehWerdha CandratrilaksitaRESHUFFLE lazimnya menjadi cara seorang presiden memperkuat kendali terhadap pemerintahannya. Menteri yang dinil
OPINI