BREAKING NEWS
Sabtu, 03 Oktober 2026

Jalan Penghubung Deli Serdang-Medan Rusak Parah, Warga Harap Segera Diperbaiki

Administrator - Jumat, 02 Oktober 2026 18:33 WIB
Jalan Penghubung Deli Serdang-Medan Rusak Parah, Warga Harap Segera Diperbaiki
Jalan Besar Namorambe yang menghubungkan Kabupaten Deli Serdang dengan Kota Medan, Sumatera Utara, rusak parah. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANG – Jalan Besar Namorambe yang menghubungkan Kabupaten Deli Serdang dengan Kota Medan, Sumatera Utara, rusak parah dan menjadi perhatian setelah kondisi jalan tersebut viral di media sosial.

Kerusakan terlihat di sepanjang sekitar 200 meter ruas jalan.

Sejumlah lubang memenuhi badan jalan dan kondisinya semakin menyulitkan pengguna jalan ketika hujan turun.

Baca Juga:

Saat hujan, lubang-lubang jalan dipenuhi genangan air.

Sebaliknya, ketika cuaca panas, debu beterbangan dan mengganggu warga serta pelaku usaha yang berada di sepanjang ruas tersebut.

Lila (50), pemilik warung kopi di tepi Jalan Besar Namorambe, mengatakan kondisi jalan rusak tersebut telah dirasakannya selama sekitar tiga tahun.

"Dampaknya berabu. Banyak orang jatuh. Ya, kalau sudah macet kan susah orang mau kemari (warung). Sudah jalannya jelek, orang keluar pun malas sekarang," kata Lila, Jumat (2/10/2026).

Lila mengaku telah berjualan di kawasan tersebut selama lebih dari 18 tahun.

Namun, selama tiga tahun terakhir, ia bersama suaminya harus melakukan pekerjaan tambahan untuk mengurangi debu yang masuk ke warung.

Setiap pagi hingga sore, mereka menyiram badan jalan menggunakan selang yang sengaja disiapkan.

Upaya tersebut dilakukan agar debu tidak terlalu mengganggu pelanggan yang datang.

"Sebelum jualan, ya, saya menyiram jalan. Biar ramai (pelanggan) yang datang. Kan tidak enak juga sama yang duduk kalau berabu. Kita pun di sini cuma jualan minuman," ungkapnya.

Dalam sehari, Lila dan suaminya bisa menyiram jalan hingga tiga kali.

Menurut dia, kerusakan jalan sudah berlangsung sekitar tiga tahun atau bahkan lebih.

Persoalan genangan air, kata Lila, bahkan telah terjadi jauh sebelum kondisi jalan rusak seperti sekarang. Ia menduga persoalan tersebut berkaitan dengan sistem drainase.

"Kalau untuk kondisi seperti ini sudah 3 tahun, mungkin lebihlah. Tetapi kalau banjirnya sudah lama. Zaman-zaman jalan masih cantik pun tetap banjir. Karena pembuangan airnya (drainase) belum jelas," akunya.

Lila juga membandingkan kondisi ruas jalan di sekitar perbatasan Deli Serdang dan Kota Medan.

Menurut dia, kondisi jalan yang sudah masuk wilayah Kota Medan terlihat lebih baik dibandingkan ruas Jalan Besar Namorambe yang rusak.

"Yang cantik jalannya sana sudah masuk Kota Medan. Kalau di sana sudah bagus (Jalan Karya Jaya). Waktu di sana jelek, langsung dibeton tinggi. Tapi ya cuma sampai situ saja, karena itu Kota Medan. Di sini enggak," tutur Lila.

Ia berharap ruas jalan yang rusak segera diperbaiki.

Meski panjang kerusakan hanya sekitar 200 meter, kondisi tersebut dinilai cukup mengganggu aktivitas masyarakat dan pelaku usaha.

"Ini jalan menghubungkan Kecamatan Namorambe, Deli Serdang, dengan Kota Medan. Di sini perbatasannya," lanjutnya.

Keluhan serupa disampaikan Leonardo Purba (42), pengelola usaha laundry di kawasan tersebut.

Menurut Leonardo, kondisi jalan yang rusak turut memengaruhi aktivitas masyarakat dan usaha yang berada di sepanjang jalan.

Pelanggan menjadi kesulitan ketika hendak datang ke lokasi usaha.

"Kita kan pelaku usaha ini, kita sangat mengharapkan sekali bahwasanya supaya pembangunan (perbaikan jalan) ini dilakukan," harapnya.

Meski kondisi jalan mengganggu kegiatan usaha, Leonardo dan para pedagang lainnya tetap berusaha menjalankan pekerjaan mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Tolonglah diperhatikan kita. Apalagi ini sudah termasuk daerah perbatasan. Jadi kalau kita pelaku usaha, ya, kalau ditanya bagaimana efeknya, pasti ada. Pelanggan kita jadi terkendala kalau mau masuk," jelas Leonardo.

Kerusakan Jalan Besar Namorambe tidak hanya menjadi persoalan bagi pengguna jalan, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas warga dan pelaku usaha yang menggantungkan penghasilan dari kawasan tersebut.

Warga berharap perbaikan segera dilakukan agar akses penghubung Deli Serdang dan Medan kembali nyaman dan aman dilalui.* (km/ad)

Editor
: Mass Arie
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Diselimuti Kabut Tebal Pagi Ini, Kualitas Udara Kota Medan Memburuk
Resmi Dipilih PP Muhammadiyah Stadion Teladan Medan Jadi Arena Pembukaan Muktamar ke-49
Hitung Mundur 400 Hari Muktamar ke-49 Muhammadiyah, Panitia Siapkan 2 Posko Utama di Medan
Pulang dari Kamboja Malah Bikin Judol Polda Sumut Libas 2 Pengelola 'Nexplay88' Beromzet Rp 300 Juta
Siap Unjuk Gigi di Sumut Walkot Rico Waas Gembleng Duta Budaya Medan Kuasai Sejarah & Kuliner
Terharu Lihat Sang Kakek Muncul di Film Djamin Ginting, Rico Waas Buka Suara Usai Nonton
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru