KPK Tetapkan 5 Tersangka Kasus Korupsi BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Ditahan
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyampaikan keprihatinannya atas operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dia menyoroti dugaan korupsi dana kebencanaan di tengah berbagai bencana yang terjadi di Indonesia.
Mahfud mengungkapkan kekecewaannya melalui akun X pribadinya pada Rabu (14/10/2026). Menurutnya, dugaan korupsi di lembaga yang bertugas menangani bencana merupakan ironi yang memprihatinkan.
"Sedih banget ini. Bangsa kita sepertinya betul-betul sakit. Bencana terjadi di mana-mana tetapi dana untuk penanganan bencana dikorupsi di lembaga pemerintahan yang mengurusi bencana," kata Mahfud.Baca Juga:
Dia juga menyoroti operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK terhadap sejumlah pihak di lingkungan BNPB.
"Bayangkan, OTT korupsi oleh KPK terjadi di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," ujarnya.
Menurut Mahfud, dugaan penyelewengan dana kebencanaan menjadi persoalan serius karena anggaran tersebut semestinya digunakan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana dan mendukung penanganan keadaan darurat.
KPK melakukan OTT di lingkungan BNPB pada Selasa (13/10/2026). Dalam operasi tersebut, sebanyak 14 orang diamankan, termasuk Sekretaris Utama BNPB Rustian, pejabat pembuat komitmen (PPK), dan sejumlah pihak swasta.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan perkara tersebut diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk pengadaan yang menggunakan dana siap pakai untuk penanganan bencana.
"Ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan," kata Budi di Yogyakarta, Selasa (13/10).
Dalam operasi itu, KPK turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai dengan nilai awal sekitar Rp 1,4 miliar serta sejumlah logam mulia berupa emas batangan dan tabungan emas. Jumlah keseluruhan emas yang diamankan masih dalam proses penghitungan.
KPK belum memerinci secara lengkap konstruksi perkara maupun pengadaan yang diduga bermasalah. Perkara tersebut juga masih harus melalui proses hukum untuk menentukan pertanggungjawaban pihak-pihak yang terlibat.
Di tengah proses hukum yang berlangsung, BNPB memastikan pelayanan penanggulangan bencana kepada masyarakat tetap berjalan. Lembaga tersebut juga menyatakan menghormati kewenangan KPK dan siap bersikap kooperatif dalam penanganan perkara.
Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menegaskan pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga terdampak bencana, tidak boleh terganggu akibat kasus tersebut.
BNPB juga menyatakan siap membantu penyidik dengan menyediakan dokumen yang diperlukan dalam proses penegakan hukum.
OTT KPK di lingkungan BNPB menjadi sorotan karena dugaan perkara tersebut menyangkut pengadaan barang dan jasa yang berkaitan dengan penanggulangan bencana. Dana kebencanaan memiliki peran penting dalam mendukung penanganan keadaan darurat serta memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
Pernyataan Mahfud pun menambah perhatian publik terhadap pentingnya pengawasan penggunaan anggaran negara, terutama dana yang diperuntukkan bagi kepentingan kemanusiaan.* (fj/dh)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa
HUKUM DAN KRIMINAL
TOBA Kawasan Danau Toba di Sumatera Utara diselimuti kabut asap pada Rabu, 14 Oktober 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisik
PARIWISATA
SERDANG BEDAGAI Kecelakaan beruntun yang melibatkan satu angkutan umum dan dua truk terjadi di Jalan Lintas MedanTebing Tinggi, tepat
PERISTIWA
YOGYAKARTA Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Daerah Istimewa Yogyakarta (Forum BEM seDIY) mendesak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka
POLITIK
MEDAN Aktivis hukum Dhani Lubis bersilaturahmi sekaligus berdiskusi dengan Direktur Siber Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Dr. Bayu Wic
NASIONAL
MEDAN Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) S
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi A DPRD Sumatera Utara, Berkat Kurniawan Laoli, mendukung permintaan keluarga Winda Lorenza agar dilakukan ekshumasi
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menggerebek kawasan Jalan Denai, Gang Jati, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, pada
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menyatakan akan mematuhi putusan hakim praperadilan yang mengabulkan sebagian permohonan anggota DPRD Sumut d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Polisi menangkap seorang pemuda berinisial TSR (18) yang diduga terlibat dalam aksi pembegalan terhadap dua wanita di Jalan Yos Su
HUKUM DAN KRIMINAL