BREAKING NEWS
Kamis, 15 Oktober 2026

Medan Alami Penurunan Muka Tanah 33 Milimeter per Tahun, Ini Hasil Penelitian Internasional

Nurul - Rabu, 14 Oktober 2026 21:57 WIB
Medan Alami Penurunan Muka Tanah 33 Milimeter per Tahun, Ini Hasil Penelitian Internasional
Kota Medan. (foto: Skymedan ID/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Dengan demikian, wilayah di luar batas administratif kota mungkin tidak tercakup dalam analisis.

Tingkat ketidakpastian pengukuran juga lebih tinggi di wilayah yang memiliki sedikit stasiun pemantau tanah.

Para peneliti menekankan pentingnya pemantauan berkelanjutan untuk mengetahui apakah tren penurunan muka tanah akan terus berlangsung.

Data yang diperbarui secara berkala dapat membantu pemerintah menentukan wilayah prioritas dan merancang langkah penanganan yang sesuai.

Bagi kota-kota yang mengalami penurunan tanah, termasuk Medan dan Bandung, informasi tersebut dapat menjadi dasar untuk memperkuat pemantauan kondisi tanah dan infrastruktur perkotaan.

Meski begitu, angka penurunan tahunan dalam penelitian ini perlu dipahami sebagai hasil pengukuran pada periode dan wilayah tertentu, bukan sebagai gambaran seragam untuk seluruh bagian kota.

Dengan pemantauan yang lebih baik, pemerintah dapat mengidentifikasi kawasan yang berisiko lebih awal dan menyusun kebijakan untuk mengurangi dampak penurunan muka tanah terhadap bangunan, infrastruktur, serta keselamatan masyarakat.* (km/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pembangunan BRT Mebidang Bikin Medan Macet, Driver Ojol dan Taksi Online Keluhkan BBM Boros
Kecelakaan Beruntun di Sergai, Sopir Angkot Tewas dan 9 Orang Luka-Luka
Polda Sumut Gerebek Gang Jati Medan, 40 Orang Positif Narkoba Diamankan dan Sejumlah Barang Bukti Disita
Bawa Kayu Balok saat Beraksi, Terduga Pelaku yang Begal Dua Wanita di Belawan Ditangkap Polisi
Kualitas Udara Medan Tidak Sehat, Dinkes Imbau Warga Pakai Masker dan Kurangi Aktivitas di Luar
Polda Sumut Sita 437 Vape Diduga Mengandung Etomidate, Dua Orang Ditangkap di Medan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru