Baterai HP Tembus 12.070 mAh! Honor WIN RT2 dan WIN Turbo2 Resmi Meluncur, Berapa Harganya?
JAKARTA Honor meluncurkan dua smartphone terbaru, Honor Win RT 2 dan Honor Win Turbo 2, di pasar Cina pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kedua
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA - Kuasa hukum Roy Suryo, Refly Harun, mempertanyakan rencana jaksa penuntut umum (JPU) yang belum memasukkan ijazah fisik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam daftar saksi dan agenda pembuktian perkara yang menjerat kliennya. Refly bahkan meragukan keberadaan dokumen tersebut apabila tidak dihadirkan dalam persidangan.
Pernyataan itu disampaikan Refly setelah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menolak nota perlawanan atau eksepsi yang diajukan tim kuasa hukum Roy Suryo, Senin (19/10/2026). Dengan putusan sela tersebut, perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait polemik ijazah Jokowi berlanjut ke tahap pembuktian.
"Saya makin yakin, kalau jaksa tidak menghadirkan ijazah asli Jokowi yang analog, yang fisik itu, saya berpikir jangan-jangan memang ijazahnya tidak pernah ada," ujar Refly kepada wartawan, Senin (19/10/2026).Baca Juga:
Refly mengatakan, pihaknya pernah melihat dokumen yang disebut sebagai ijazah Jokowi ketika mengikuti gelar perkara khusus di Polda Metro Jaya pada 15 Desember 2025. Namun, dia mengaku hanya melihat dokumen tersebut selama sekitar lima hingga tujuh menit sehingga masih mempertanyakan keasliannya.
Dia juga menyebut tidak melihat dokumen ijazah tersebut ketika mengantarkan Roy Suryo ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
Atas dasar itu, Refly meminta Jokowi hadir dalam persidangan agar persoalan dokumen yang dipermasalahkan dapat dibahas secara langsung di hadapan majelis hakim.
"Kalau memang (ijazah) ada, kami menunggu Anda (Jokowi) minggu depan datang," kata Refly.
Desakan serupa disampaikan anggota tim kuasa hukum Roy Suryo lainnya, Abdul Gafur Sangadji. Dia meminta JPU menghadirkan ijazah fisik Jokowi dalam agenda pembuktian berikutnya.
Menurut Gafur, dokumen tersebut penting untuk diperiksa sebagai barang bukti agar keterangan para saksi dapat diuji dengan merujuk pada dokumen yang dipersoalkan.
"Apa sih susahnya menghadirkan barang bukti itu? Kan cuma selembar dokumen," ujar Gafur.
Gafur menyebut ijazah Jokowi termasuk salah satu dari 712 barang bukti yang disita penyidik Polda Metro Jaya dan diserahkan kepada penuntut umum.
Dia juga menyinggung perkara yang menjerat dokter Tifa. Menurutnya, ijazah fisik Jokowi tidak pernah dihadirkan selama proses pembuktian dalam perkara tersebut.
JAKARTA Honor meluncurkan dua smartphone terbaru, Honor Win RT 2 dan Honor Win Turbo 2, di pasar Cina pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kedua
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Mantan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Tapanuli Utara, Budiman Gultom, dituntut delapan ta
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang prajurit TNI aktif berinisial AF, 32 tahun, ditangkap Polda Riau karena diduga menjadi kurir narkotika jenis sabusabu seb
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Kamis, 22 Oktober 2026. Rupiah bergerak s
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tajam pada perdagangan Kamis, 22 Oktober 2026. Sejumlah saham berkapitalisasi
EKONOMI
BINJAI Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Lifeskill bagi masyarakat di kawasan rawan
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam turun pada perdagangan Kamis, 22 Oktober 2026. Harga emas
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Kota Medan berharap pergantian Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru, tidak mengakhiri hubungan baik yang tela
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan yang dapat dipertimbangkan pelaku usaha mikro, kecil, d
EKONOMI
JAKARTA Surga menjadi dambaan setiap umat Islam. Berbagai amalan dilakukan untuk meraih rida Allah SWT, mulai dari memperbanyak ibadah,
AGAMA