Peringatan untuk 2.100 Dapur MBG: BGN Minta Pelayanan Lebih Baik, 1.789 Ditangguhkan
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengeluarkan peringatan kepada 2.100 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung
PEMERINTAHAN
YOGYAKARTA –Presiden Joko Widodo memberikan tanggapan terkait rencana Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang akan menerapkan kebijakan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) subsidi mulai 1 Oktober 2024. Dalam kesempatan peresmian Klinik Ibu dan Anak di RSUP dr Sardjito Yogyakarta, Rabu (28/8), Jokowi menyatakan bahwa keputusan resmi mengenai kebijakan tersebut belum diambil.
“Masih dalam proses sosialisasi, kita lihat kondisi di lapangan, belum ada keputusan, belum ada rapat (soal pembatasan BBM subsidi),” ujar Jokowi. Pernyataan ini muncul sebagai respons atas pengumuman sebelumnya oleh Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, yang mengungkapkan bahwa kebijakan pembatasan BBM subsidi akan diterapkan melalui penerbitan peraturan menteri (Permen).
Jokowi mengakui adanya rencana pemerintah untuk membatasi BBM bersubsidi namun menegaskan bahwa kebijakan tersebut masih dalam tahap evaluasi. “Yang pertama, ini ada keterkaitannya ya utamanya di Jakarta itu dengan polusi,” lanjut Jokowi. “Yang kedua, kita juga ingin ada efisiensi di APBN kita, terutama untuk yang tahun 2025.” Pernyataan ini menegaskan bahwa salah satu alasan pembatasan adalah untuk mengurangi polusi dan meningkatkan efisiensi anggaran negara.
Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya menegaskan bahwa kebijakan pembatasan BBM subsidi akan dimulai pada 1 Oktober 2024, setelah terbitnya Permen ESDM, bukan melalui revisi Peraturan Presiden (Perpres) 191 Tahun 2024 yang hingga kini belum terselesaikan. Dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI pada Selasa (27/8), Bahlil mengonfirmasi bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memastikan BBM subsidi dapat tepat sasaran.
Bahlil mengungkapkan bahwa kebijakan ini akan menargetkan pengguna kendaraan mewah untuk berhenti menggunakan BBM subsidi. “Yang berhak menerima subsidi itu kan masyarakat yang golongan ekonomi menengah ke bawah. Kalau kayak kita masih menerima BBM bersubsidi, apa kata dunia?” tegas Bahlil.
Sementara masyarakat menunggu keputusan resmi, proses sosialisasi kebijakan pembatasan BBM subsidi diharapkan dapat mengklarifikasi ketentuan dan kriteria penerima subsidi. Pemerintah berjanji akan terus memantau situasi dan kondisi di lapangan untuk memastikan kebijakan ini dapat diterapkan secara efektif dan adil.
Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan akan tercipta efisiensi anggaran dan pengurangan polusi, serta distribusi subsidi yang lebih tepat sasaran, sejalan dengan tujuan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pengelolaan sumber daya alam secara lebih berkelanjutan.
(N/014)
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengeluarkan peringatan kepada 2.100 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung
PEMERINTAHAN
TEHERAN Pada Kamis (2/4/2026), Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil menembak j
INTERNASIONAL
JAKARTA Dokter Tifauzia Tyassuma, yang akrab disapa dr. Tifa, akhirnya angkat bicara mengenai bujukan yang diterimanya terkait dengan ka
POLITIK
JAKARTA Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara Harli Siregar mengungkapkan langkah lanjut terkait kasus Amsal Christy Sitepu, y
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Ratusan Pendidik Ikuti Kegiatan yang Fokus pada Transformasi Pembelajaran Masa Depan Kisaran, Kamis (02/04/2026) pukul 10.00 WIB
PENDIDIKAN
ASAHAN Rabu (01/04/2026), Kantor Pusat PT Bank Sumut Medan menjadi lokasi kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI ke Provinsi Sumatera
PEMERINTAHAN
ASAHAN Pada hari Rabu (01/04/2026), di SDN 015927 Padang Sipirok Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan, telah dilaksanakan kegiatan pen
PENDIDIKAN
JAKARTA Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia mencatatkan lonjakan harga beberapa ko
EKONOMI
KISARAN Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan mobil di Jalan SM Raja No. 289, Kisaran, Asahan pada Kamis (2/4) siang. Sebanya
PERISTIWA
JAKARTA Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 5,2 mengguncang wilayah Maluku Utara pada Jumat pagi, sekitar pukul 08.44 WIB. Pusat gempa
NASIONAL