Berkas Sengketa PWI Diserahkan ke Kapolres Jakpus, Didorong Penyelesaian Secara Hukum
JAKARTA Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum PWI Pusat, Anrico Pasaribu, menyerahkan sejumlah berkas terkait penyelesaian sengketa i
NASIONAL
SEMARANG –Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, yang akrab dipanggil Mbak Ita, telah menyelesaikan pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Pemeriksaan yang berlangsung selama kurang lebih 2,5 jam tersebut dilakukan di Gedung Merah Putih KPK pada Kamis pagi, 1 Agustus 2024.
Mbak Ita terlihat meninggalkan Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 11.35 WIB setelah menjalani pemeriksaan. Sebelumnya, ia tiba di gedung pada pukul 08.59 WIB untuk memenuhi panggilan KPK.
“Saya hari ini memenuhi panggilan yang harusnya hari Selasa, karena ada kegiatan paripurna yang harus dihadiri kepala daerah. Jadi hari ini saya memenuhi panggilan dan Alhamdulillah sudah sesuai prosedur, dan mohon doanya saja,” kata Mbak Ita saat meninggalkan gedung KPK.
Mbak Ita enggan memberikan komentar lebih lanjut mengenai materi pemeriksaan. Ia hanya meminta doa agar proses hukum dapat berjalan dengan baik.
Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya telah melaksanakan serangkaian penggeledahan di berbagai lokasi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemkot Semarang. Penggeledahan tersebut berlangsung dari 17 hingga 25 Juli 2024 dan menyasar berbagai lokasi, termasuk rumah pribadi, kantor dinas, kantor swasta, serta beberapa kantor di daerah sekitarnya seperti Kudus dan Salatiga.
“Tessa Mahardhika Sugiarto, juru bicara KPK, menjelaskan bahwa tim penyidik telah menggeledah 10 rumah pribadi, 46 kantor dinas atau OPD Pemkot Semarang, DPRD Jawa Tengah, tujuh kantor swasta, dan dua kantor pihak lainnya,” ungkapnya.
Dari hasil penggeledahan, KPK berhasil menyita sejumlah barang bukti yang diduga terkait dengan kasus ini. Barang bukti yang diamankan meliputi dokumen-dokumen APBD 2023-2024 beserta perubahannya, dokumen pengadaan dinas, catatan tangan, serta uang tunai sekitar Rp1 miliar dan 9.650 euro. Selain itu, barang bukti lainnya yang turut diamankan adalah handphone, laptop, media penyimpanan, dan puluhan unit jam tangan.
“Penggeledahan ini juga mencakup barang bukti berupa dokumen-dokumen penting yang berkaitan dengan APBD dan pengadaan di masing-masing dinas serta beberapa item barang yang diduga terkait dengan perkara ini,” tambah Tessa.
Proses penyidikan kasus ini masih berlanjut, dan KPK terus mendalami berbagai aspek terkait dugaan korupsi di Pemkot Semarang.
(N/014)
JAKARTA Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum PWI Pusat, Anrico Pasaribu, menyerahkan sejumlah berkas terkait penyelesaian sengketa i
NASIONAL
ACEH BESAR Kapolda Aceh, Marzuki Ali Basyah, menyambut kunjungan kerja spesifik Tim Komisi III DPR RI dalam rangka monitoring dan evaluasi
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, melantik tiga pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerin
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk menghadapi potensi kemarau panjang akibat f
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution merespons tudingan adanya aliran dana korupsi proyek perkeretaapian di lingkungan Direktora
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan melakukan kunjungan kerja ke Rusia dalam waktu dekat. Agenda tersebut disebut akan men
EKONOMI
JAKARTA Timnas Futsal Indonesia untuk sementara unggul 20 atas Timnas Futsal Vietnam di babak pertama semifinal Piala AFF Futsal 2026. Du
OLAHRAGA
JAKARTA Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman menyampaikan harapan kepada hakim konstitusi yang baru, Liliek Prisbawono Adi, s
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan akhir pekan, Jumat (10/4/2026). Pelemahan
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan penegakan hukum menjadi instrumen utama dalam menjaga kekayaan bangsa dan negara. Ia menyebut
NASIONAL