Kejagung Sita 104,4 Ton Timah Milik Terpidana Aon, Negara Bersiap Lelang Aset
JAKARTA Kejaksaan Agung menyita lebih dari 104 ton komoditas timah milik terpidana Tamron alias Aon dalam perkara korupsi dan tindak pid
HUKUM DAN KRIMINAL
DEPOK –Kasus dugaan malpraktik yang menewaskan seorang wanita berinisial ENS (30), seorang selebgram asal Medan, terus berkembang. Penyidik Satreskrim Polres Metro Depok kini memeriksa empat saksi terkait insiden tersebut. Hari ini, polisi memanggil pihak Rumah Sakit Bunda, yang menjadi rujukan klinik WSJ Beauty tempat ENS menjalani prosedur sedot lemak.
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Arya Perdana, menjelaskan bahwa pemeriksaan pihak Rumah Sakit Bunda adalah langkah penting untuk mendalami kasus ini. “Kita sedang melakukan interogasi terhadap pihak-pihak yang terkait. Meskipun pemanggilan saksi secara resmi belum dilakukan, kami membutuhkan keterangan dari Rumah Sakit Bunda terkait kondisi korban saat tiba di sana, serta hasil pemeriksaan yang dilakukan,” ujarnya di Mapolres Metro Depok.
ENS meninggal dunia setelah menjalani prosedur sedot lemak di klinik WSJ Beauty, Jalan Ridwan Rais, Beji Timur, Beji, Kota Depok, pada 22 Juli 2024. Prosedur tersebut, yang dilakukan di klinik kecantikan yang belum memiliki reputasi yang terjamin, menjadi sorotan publik setelah kasusnya viral di media sosial.
Pihak kepolisian telah mengumpulkan keterangan dari berbagai saksi dan pihak yang terkait dengan kasus ini. “Sejauh ini, kami telah memeriksa empat saksi dan kemungkinan jumlahnya akan bertambah. Kami ingin memastikan bahwa semua keterangan yang diperoleh dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kejadian yang menewaskan ENS,” tambah Kapolres Arya.
Pihak RS Bunda diharapkan dapat memberikan informasi mendalam mengenai kondisi ENS saat diterima di rumah sakit, serta langkah-langkah medis yang diambil setelah kejadian malpraktik di klinik WSJ Beauty. Penyelidikan ini bertujuan untuk memastikan kejelasan dan akuntabilitas dalam penanganan kasus malpraktik yang menyebabkan kematian ini.
Dalam laporan sementara, keluarga ENS telah menyatakan kekhawatiran mereka tentang prosedur dan perawatan yang diterima oleh korban. Mereka berharap agar kasus ini mendapatkan penanganan yang transparan dan adil agar tidak ada lagi korban serupa di masa depan.
Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap praktik klinik kecantikan dan prosedur medis yang dilakukan di tempat-tempat yang mungkin tidak memenuhi standar yang diperlukan. Pihak berwenang diharapkan dapat mengungkap fakta-fakta yang ada dan memberikan keadilan kepada korban serta keluarga.
(N/014)
JAKARTA Kejaksaan Agung menyita lebih dari 104 ton komoditas timah milik terpidana Tamron alias Aon dalam perkara korupsi dan tindak pid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Krisis iklim dan kerusakan lingkungan dinilai tidak lagi dapat diatasi hanya melalui pendekatan ilmiah. Dibutuhkan sinergi antar
NASIONAL
BENER MERIAH Pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh memperkuat koordinasi untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana
NASIONAL
MEDAN Persidangan dugaan korupsi proyek pengadaan papan tulis pintar (smartboard) Kota Tebing Tinggi mengungkap adanya dugaan aliran dan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Peradi Bersatu menegaskan putusan praperadilan yang diajukan Roy Suryo terkait kasus dugaan penyebaran tudingan ijazah palsu Pre
HUKUM DAN KRIMINAL
BENER MERIAH Langkah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat struktur Jembat
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas mendorong setiap majelis taklim di Kota Medan memiliki program kerja yang nyata, berkelanjutan, dan lang
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan penataan kawasan Belawan tidak bisa lagi dilakukan secara bertahap atau parsia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membantah informasi yang menyebut istri dan anak Menteri PU Dody Hanggodo, yakni Irma Hermawati
NASIONAL
JAKARTA PT PLN (Persero) mengungkap dampak ekonomi akibat pemadaman listrik atau blackout yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada
EKONOMI