Dihantam Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah di Aceh Timur, TNI-Polri dan Warga Turun Tangan
ACEH TIMUR Angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah Ainun Mardiah (43), warga Dusun Tengku Ubit, Gampong Buket Pala, Keca
PERISTIWA
BEKASIĀ -Jasad Rustadi (44), korban meninggal akibat tertimpa reruntuhan coran penyangga tower provider di sebuah mushala di Desa Karang Satria, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, akhirnya berhasil dievakuasi pada Rabu (29/1/2025) pagi. Proses evakuasi tersebut dilakukan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jakarta setelah korban terjebak selama tiga hari sejak Senin (27/1/2025).
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengungkapkan bahwa evakuasi dilakukan mulai pukul 06.30 WIB dan berhasil mengangkat jenazah Rustadi dalam keadaan utuh, meskipun korban dipastikan sudah meninggal dunia. “Alhamdulillah tadi mulai jam 06.30 WIB kita coba asesmen lagi ke atas dan berhasil mengevakuasi korban dalam keadaan utuh. Kondisinya memang sudah meninggal dunia,” kata Desiana di lokasi.
Desiana menjelaskan bahwa proses evakuasi korban terhambat oleh beberapa kendala, salah satunya adalah kondisi struktur bangunan yang labil. Korban ditemukan di lantai tiga dan di atasnya terdapat menara yang kondisinya tidak stabil. “Jadi kondisi korban ada di lantai tiga dan di atas korban itu ada menara. Itu pun kondisinya labil, sehingga kami tidak berani mengambil risiko yang lebih besar lagi apabila kami paksakan beton itu kami angkat,” tuturnya.
Pada hari pertama evakuasi, tim Basarnas melakukan pembongkaran menara untuk mencegah rubuhnya tower dan membahayakan keselamatan tim penyelamat. Selain itu, faktor cuaca yang buruk seperti angin kencang dan hujan lebat turut memperlambat proses evakuasi.
Setelah memastikannya aman, tim evakuasi menggunakan crane untuk menurunkan jenazah korban. Proses ini dilakukan setelah jenazah berhasil dibungkus dalam kantong jenazah. “Dari atas ke bawah ya kita menggunakan crane. Itu kita gunakan setelah korban sudah berhasil kita bungkus menggunakan kantong jenazah, supaya bisa diturunkan dengan cepat dan aman,” jelas Desiana.
Insiden runtuhnya coran penyangga tower terjadi pada Senin (27/1/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, saat tujuh pekerja sedang beraktivitas di lokasi pembangunan tower tersebut. Enam pekerja mengalami luka-luka akibat reruntuhan, sementara satu pekerja lainnya, Rustadi, ditemukan meninggal dunia setelah tertimpa coran penyangga yang roboh.
Setelah evakuasi selesai, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(KMPS)
(N/014)
ACEH TIMUR Angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah Ainun Mardiah (43), warga Dusun Tengku Ubit, Gampong Buket Pala, Keca
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution membahas percepatan pembangunan rumah subsidi bagi masyarakat berpengha
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menegaskan Indonesia akan terus mendukung rakyat Palestina hingga hak menentukan nasib sendiri
INTERNASIONAL
MEDAN PSMS Medan akan menghadapi Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/2027 malam ini, Minggu (27/9/2026). Laga
OLAHRAGA
JAKARTA Peristiwa Gerakan 30 September 1965 atau G30S hingga kini masih menjadi salah satu episode penting dalam sejarah Indonesia. Salah
NASIONAL
DELI SERDANG, BITV Warga Dusun II, Gang Buntu, Desa Cinta Damai, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, meng
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah telah memblokir 659.419 rekening yang diduga berkaitan dengan aktivitas keuangan ilegal hingga 31 Agustus 2026. Pemblok
EKONOMI
MEDAN Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Andre Rosiade menyebut Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution sebagai sosok
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pakar hukum Denny Indrayana mengatakan gugatan yang diajukannya terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstit
POLITIK
YOGYAKARTA Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menegaskan Joko Widodo merupakan alumnus Fakultas Kehutanan UGM dan menyatakan memiliki a
POLITIK