Prabowo Kumpulkan 12 Ribu Penggerak MBG, Tegaskan Program Strategis untuk Generasi Emas 2045
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
JAKARTA -Kasus dugaan bayi tertukar yang terjadi di Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih semakin memanas. Bayi pasangan Muhammad Rauf dan Feni Selvianti, yang lahir pada 16 September 2024, diduga tertukar setelah pihak rumah sakit mengabarkan bahwa anak mereka meninggal dunia, meskipun pada akhirnya ditemukan perbedaan fisik antara jenazah yang dimakamkan dan foto bayi mereka yang masih hidup.
Pada 17 September, saat Rauf mengurus akta kelahiran, ia menerima kabar bahwa bayinya kritis dan segera dibawa ke Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Namun, setelah mendapat izin untuk melihat anaknya, salah satu petugas medis mengatakan bahwa bayi tersebut sudah meninggal. Rauf kemudian membongkar makam sang bayi dan menemukan perbedaan signifikan. Hal ini memicu permintaan tes DNA untuk memastikan kebenaran.
Rauf juga menyoroti perlakuan rumah sakit yang tidak mempertemukan bayi dengan ibunya setelah kelahiran. “Bayi saya tidak diperlihatkan kepada ibu, hanya wajahnya saja yang sempat terlihat,” ungkap Rauf. Bahkan, bayi yang dilahirkan dalam keadaan dibedong dan tidak ada identitas jelas seperti gelang atau tanda lahir.
Pihak RSIJ telah sepakat untuk melakukan tes DNA guna memastikan identitas bayi. Direktur Utama RSIJ, dr. Jack Pradono, mengonfirmasi bahwa tes DNA akan dilakukan sesuai kesepakatan dengan pihak keluarga. Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro memastikan pihak kepolisian tengah mendalami kasus ini, termasuk memantau perkembangan tes DNA yang akan dilakukan.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga turut turun tangan dengan berencana memanggil pihak rumah sakit untuk meminta klarifikasi. Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, menyatakan bahwa surat pemanggilan kepada RSIJ Cempaka Putih akan segera dikirimkan, dengan pertemuan dijadwalkan pada Senin, 16 Desember 2024.
Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga menginstruksikan pengawasan lebih ketat terhadap rumah sakit tersebut. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menegaskan bahwa jika terbukti ada kelalaian dalam pelayanan medis, pihak rumah sakit akan ditindak tegas.
Kasus ini telah menarik perhatian publik, dengan banyak yang berharap agar kebenaran segera terungkap dan hak-hak keluarga yang dirugikan dapat dipenuhi.
(N/014)
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik markup dalam sejumlah pengadaan barang di lingkungan Badan Gizi Nasional (B
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa salah satu laporan yang menjadi bagian dari proses pengusutan dugaan k
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola Pr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah dokumen penting dan barang bukti elektronik dari Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) da
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara resmi mencopot Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain, dr. Wahy
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap temuan mengejutkan dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MB
HUKUM DAN KRIMINAL
PALEMBANG Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) mengamankan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berinisial IT dan
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Aceh memeriksa seorang oknum anggota polisi berinisial Aiptu ZK yang mengajukan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kep
HUKUM DAN KRIMINAL