Namun, alih-alih mendapat pujian, skuad Garuda justru mendapat sindiran dari media Malaysia, Onefootball.my, yang menyebut kemenangan itu hanya bermodal penalti.
Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (5/6/2025), berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Indonesia.
Gol tunggal dicetak oleh pemain naturalisasi, Ole Romeny, lewat eksekusi penalti menjelang turun minum di menit ke-45.
Hasil ini mengantar Indonesia lolos ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, sekaligus membuka peluang lebih besar untuk bisa tampil di turnamen sepak bola paling bergengsi dunia tersebut.
Namun, kemenangan tersebut mendapat komentar miring dari akun resmi media sepak bola Malaysia, @Onefootballm, yang menulis singkat di platform X (Twitter): "Modal penalty."
Unggahan tersebut langsung memicu reaksi netizen Indonesia yang tak tinggal diam. Banyak dari mereka membalas sindiran itu dengan membandingkan pencapaian Timnas Indonesia dan Timnas Malaysia.
"Yang penting Timnas Indonesia menang," tulis salah satu netizen.
"Kemenangan tetaplah kemenangan. Melawan Tanjung Verde? Kekalahan tetaplah kekalahan," balas netizen lainnya, menyindir kekalahan Malaysia di laga sebelumnya.
"Jangan hilang kalau tak lolos Asian Cup ya," tambah akun lain.
Meski mendapat sindiran, euforia pendukung Timnas Indonesia tetap tinggi. Saat ini Indonesia berada di posisi keempat klasemen sementara Grup C dengan 12 poin, dan masih memiliki satu laga tersisa melawan Jepang pada 10 Juni 2025.
Apapun hasil di laga terakhir, Timnas Indonesia sudah memastikan tempat di putaran keempat kualifikasi—sebuah pencapaian bersejarah yang semakin mengukuhkan transformasi besar di bawah kepemimpinan pelatih dan federasi sepak bola nasional.*