Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dijadwalkan menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco), dan posisi sang juru taktik asal Belanda menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut.
Kepastian ini disampaikan oleh Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, yang menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kluivert akan dibahas secara terbuka.
"Kalau soal Patrick Kluivert, saya kira nanti akan diputuskan dalam rapat Exco. Saya akan sampaikan apa adanya, tidak akan menutupi mana yang baik dan mana yang tidak baik," ujar Sumardji di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (13/10/2025).
Meski terikat kontrak hingga 2027, belum ada komunikasi resmi dari PSSI terkait kelanjutannya.
"Belum ada rencana yang jelas. Pertama, kita harus merenungkan dengan tenang apa yang telah dicapai. Namun saat ini, saya belum punya jawaban pasti tentang masa depan," kata Kluivert dalam wawancara dengan media asing, Asharq Al-Awsat, Minggu (12/10/2025).
Kegagalan TimnasIndonesia di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi catatan pahit bagi pelatih berusia 49 tahun tersebut.
Indonesia mengalami dua kekalahan beruntun di laga penentu, masing-masing dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1), yang menutup peluang ke putaran final.
Selama enam pertandingan kualifikasi, Kluivert hanya berhasil membawa Indonesia menang dua kali, sementara empat laga lainnya berakhir dengan kekalahan.
Lebih dari itu, lini serang Garuda hanya mencetak enam gol, tiga di antaranya melalui penalti, dan kebobolan 14 gol.
Catatan ini memicu desakan dari publik sepak bola nasional agar PSSI segera mengevaluasi performa Kluivert, bahkan tidak sedikit yang mendesak agar kontraknya diputus lebih awal.
Sampai saat ini, belum ada keputusan resmi dari PSSI. Namun hasil rapat Exco mendatang akan menjadi penentu apakah Patrick Kluivert tetap memimpin Skuad Garuda atau harus angkat kaki lebih cepat dari kursi kepelatihan.*