Atlet Tolak Peluru Singapura, Loh Ding Rong Anson saat bertanding dinomor Tolak Peluru U18 Putra Kejuaraan Atletik Asia Tenggara U18 & U20 2025 di Stadion Madya Atletik, Sumut Sport Centre, Deli Serdang, Senin (17/11/2025). (Foto: Diskominfo Provsu/
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Menurut Loh, stadion ini menyediakan kondisi ideal bagi para atlet berkompetisi, mulai dari kenyamanan, sirkulasi udara yang baik, hingga atmosfer pendukung yang bersahabat.
"Saya rasa bagus, banyak area terbuka jadi lebih berangin, jadi tidak terlalu panas. Sebab kalau panas, bagi saya atlet tolak peluru, itu bisa menjadi masalah besar. Saya juga suka atmosfernya, suporternya bersahabat dan tidak terlalu ramai di sini," ujar Loh, Senin (17/11/2025).
Loh tidak sekadar memuji stadion. Di tempat inilah ia berhasil memecahkan rekor nasional Singapura untuk kelompok U18, dengan tolakan sejauh 19,09 meter, mengungguli rekor sebelumnya 18,63 meter atas nama Wong Kai Yuen.
Momen ini menjadi sangat emosional baginya, mengingat pelatihnya yang telah meninggal dunia selama ini menjadi sosok penting dalam perjalanan kariernya.
"Saya merasa sangat senang, semua kerja kerasku terbayarkan. Ini momen spesial bagi saya, apalagi pelatih saya sebelumnya meninggal dunia. Dia sudah lama mengasuhku, dan aku memimpikan dia menyaksikanku melakukan hal luar biasa ini," kata Loh.
Manajer Tim Indonesia, Agung Mulyawan, juga menyoroti keunggulan stadion ini.
Ia berharap fasilitas yang memiliki sejarah panjang, termasuk pernah menjadi arena PON, terus dirawat agar dapat mendukung regenerasi atlet di Sumut.
"Stadion ini punya sejarah. PON pernah digelar di sini, kemudian sekarang menjadi tuan rumah kejuaraan internasional pertama di luar Jawa. Mudah-mudahan stadion ini dirawat dengan baik, karena kompetisi seperti ini penting untuk regenerasi atlet," ujarnya.
Stadion MadyaAtletikSumut kini menjadi sorotan internasional, menunjukkan bahwa Sumut mampu menjadi tuan rumah kompetisi olahraga tingkat Asia Tenggara dengan standar fasilitas modern dan nyaman bagi atlet.*
(ad)
Editor
: Adelia Syafitri
Atlet Singapura Pecahkan Rekor Nasional, Puji Stadion Madya Atletik Sumut yang “Ideal”