Namun, sejumlah infrastruktur penunjang masih belum rampung.
"Kalau lapangan sudah oke, tetapi infrastruktur pendukung seperti toilet, akses, dan pendukung lainnya belum. Ini terkait masalah keamanan untuk penonton, bukan masalah lapangan," kata Bobby saat meninjau StadionTeladan Medan, Sabtu, 30 Mei 2026.
Menurut Bobby, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendukung penuh keputusan PSSI terkait penentuan venue pertandingan, terutama yang menyangkut aspek keselamatan dan kenyamanan penonton.
"Kami tentu mendukung penuh keputusan PSSI, apalagi ini terkait safety penonton," ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua Asprov PSSISumatera Utara Arya Sinulingga menyebut masih terdapat dua opsi terkait penggunaan StadionTeladan selama turnamen berlangsung.
Opsi pertama, stadion hanya digunakan sebagai tempat latihan tim peserta. Opsi kedua, stadion tetap digunakan untuk pertandingan, namun tanpa penonton.
"Sampai hari ini keputusannya belum ada. Ada dua opsi, menjadi tempat latihan atau pertandingan tanpa penonton. Mungkin ada empat pertandingan," kata Arya.