Kemnaker Integrasikan Data BPJS dan K3, Pengawasan Ketenagakerjaan Masuk Era Baru
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menerapkan sistem pengawasan ketenagakerjaan berbasis risiko (riskbased supervision
NASIONAL
MEDAN - Semangat untuk menghidupkan kembali kejayaan PSMS Medan kembali menguat setelah jajaran legenda dan keluarga besar mantan pemain klub tersebut melakukan audiensi dengan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (10/6/2026).
Pertemuan itu membahas rencana penguatan organisasi Keluarga Besar Mantan PSMS Medan sekaligus dorongan agar Kota Medan memiliki sistem kompetisi sepak bola yang berjenjang dan berkelanjutan sebagai ruang pembinaan pemain muda.
Sejumlah legenda PSMS Medan turut hadir dalam audiensi tersebut, di antaranya A.R. Gurning, Sunardi A, Iwan Karokaro, Arianto Badiaraja, Suriadi, Julius Raja, dan Saktiawan Sinaga.Baca Juga:
Hadir pula Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan, H.T. Chairuniza.
Rico Waas menegaskan bahwa PSMS bukan sekadar klub sepak bola, tetapi bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Kota Medan.
"Nama baik PSMS adalah nama baik Kota Medan. Kejayaan yang pernah diraih para senior harus menjadi inspirasi bagi generasi muda," kata Rico.
Ia menekankan pentingnya pembinaan usia muda yang ditopang kompetisi rutin, mulai dari kelompok usia di bawah 17 tahun hingga U-19.
Pemerintah Kota Medan, kata dia, akan mendorong Dinas Pemuda dan Olahraga untuk menyusun pola kompetisi yang lebih terstruktur.
Menurut Rico, tanpa kompetisi yang berkelanjutan, pembinaan pemain muda akan terhenti di tengah jalan dan berisiko kehilangan talenta potensial.
Mantan pemain PSMS, Saktiawan Sinaga, dalam kesempatan itu juga menyoroti minimnya kompetisi sebagai salah satu hambatan utama perkembangan pemain muda di Medan.
Ia menilai banyak talenta tidak mendapat ruang untuk melanjutkan karier setelah usia junior.
"Setelah usia 17 tahun harus ada jalur kompetisi yang jelas. Jangan sampai pemain muda yang sudah dibina kehilangan arah," ujarnya.
Ketua Keluarga Besar Mantan PSMS Medan, A.R. Gurning, menyatakan kesiapan pihaknya untuk ikut terlibat dalam pembinaan sepak bola usia muda di Kota Medan.
Ia juga mengundang Wali Kota Medan untuk menghadiri pengukuhan kepengurusan organisasi tersebut yang dijadwalkan pada 14 Juni 2026 di Stadion Kebun Bunga.
Pertemuan ini menjadi salah satu upaya awal untuk menghidupkan kembali ekosistem sepak bola Medan agar kembali melahirkan pemain-pemain berprestasi seperti era kejayaan PSMS di masa lalu.*
(ad)
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menerapkan sistem pengawasan ketenagakerjaan berbasis risiko (riskbased supervision
NASIONAL
MANADO Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara menegaskan komitmennya dalam mengawal pelaksanaan proyek strategis nasional di sektor pen
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI sekaligus Ketua Badan Advokasi Hukum dan HAM (Bakumham) DPP Partai Golkar, Mangihut Sinaga, menyampaika
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia terus mengupayakan agar produk kelapa sawit nasional memperoleh pengecualian dari kebijakan tarif impor sebe
EKONOMI
BANDA ACEH Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemulihan infrastru
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto berencana melibatkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dalam setiap rapat koordinasi Komite Sta
EKONOMI
MEDAN Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungbalai, Fitra Ramadhan Panjaitan, divonis tiga tahun penjara dalam perkara koru
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait, SH, MLi, menegaskan perubahan mekanis
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian laporan Panitia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Anggota Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Komisi III DPR RI, Teuku Ibrahim, mendesak Polda Metro Jaya bergerak cepat mengusut peny
HUKUM DAN KRIMINAL