Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Rizky Ridho: Kami Kecewa, Suporter Lebih Kecewa
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
JAKARTA - Piala Dunia FIFA sudah berlangsung selama 96 tahun dan menjadi turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Ajang ini pertama kali digelar pada tahun 1930 di Uruguay, dan sejak saat itu menjadi kompetisi empat tahunan yang ditunggu jutaan penggemar sepak bola.
Dikutip dari History, lahirnya Piala Dunia tidak lepas dari keputusan cabang sepak bola yang sempat dicoret dari program Olimpiade Los Angeles 1932.Baca Juga:
Saat itu, Presiden FIFA Jules Rimet kemudian menggagas turnamen baru dengan mengundang sejumlah negara untuk ikut serta dalam kompetisi internasional.
Namun, pada edisi pertama tahun 1930, tidak semua negara besar Eropa bisa hadir.
Tim kuat seperti Inggris, Italia, Spanyol, Jerman, dan Belanda absen karena krisis ekonomi yang melanda Eropa.
Banyak pemain saat itu juga masih bekerja di luar sepak bola sehingga kesulitan meninggalkan pekerjaan mereka untuk perjalanan panjang ke Amerika Selatan.
Sebagai tuan rumah, Uruguay menawarkan bantuan biaya perjalanan kepada negara-negara Eropa.
Tawaran ini diterima oleh empat negara, yakni Belgia, Prancis, Rumania, dan Yugoslavia, yang kemudian ikut berpartisipasi dalam Piala Dunia pertama tersebut.
Uruguay sendiri menjadi tuan rumah secara sukarela. Selain untuk menyambut turnamen dunia itu, Uruguay juga sedang merayakan 100 tahun kemerdekaannya.
Saat itu, mereka juga merupakan juara sepak bola Olimpiade, sehingga dianggap sebagai salah satu kekuatan utama dunia.
Untuk menyambut Piala Dunia perdana, Uruguay membangun Stadion Centenario di Montevideo dengan kapasitas sekitar 95.000 penonton.
Menariknya, stadion tersebut baru selesai dibangun ketika turnamen sudah berjalan lima hari.
Dalam edisi pertama ini, Uruguay berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Argentina dengan skor 4-2 di final.
Kemenangan itu semakin mengukuhkan posisi Uruguay sebagai kekuatan sepak bola dunia pada masa awal turnamen.
Sejumlah fakta menarik juga tercatat dari Piala Dunia 1930.
Seluruh pertandingan hanya digelar di Kota Montevideo dengan tiga stadion, termasuk Stadion Centenario yang dibangun khusus untuk turnamen ini.
Perjalanan tim Eropa ke Uruguay juga penuh cerita.
Empat tim dari Eropa berangkat menggunakan kapal penumpang Italia bernama Conte Verde, yang menempuh perjalanan laut selama 16 hari untuk mencapai Amerika Selatan.
Ada pula catatan unik tentang jumlah penonton. Laga antara Peru melawan Rumania hanya disaksikan sekitar 300 orang, menjadi salah satu jumlah penonton paling sedikit dalam sejarah Piala Dunia.
Trofi pertama Piala Dunia saat itu bernama Victory, yang dirancang oleh pematung Prancis Abel Lafleur.
Sementara itu, beberapa kejadian unik lainnya juga terjadi, mulai dari pertandingan yang sempat berakhir lebih cepat karena kesalahan wasit, hingga gol yang disebut-sebut terjadi karena "bantuan" seorang polisi yang tanpa sengaja menendang bola ke lapangan.
Ada pula kisah pemain multitalenta Brasil, Preguinho, yang bukan hanya pesepak bola, tetapi juga atlet di berbagai cabang olahraga lain seperti atletik, renang, hingga bola basket.
Final antara Uruguay dan Argentina sendiri juga memiliki keunikan tersendiri.
Bahkan, disebutkan ada dua bola yang digunakan dalam pertandingan, masing-masing dipilih oleh kedua tim di babak yang berbeda.
Dari turnamen sederhana yang lahir dari krisis ekonomi hingga menjadi ajang olahraga terbesar di dunia, Piala Dunia 1930 menjadi awal sejarah panjang sepak bola global yang terus berkembang hingga hari ini.*
(km/ad)
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
JAKARTA Kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat
PERISTIWA
GAYO LUES Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menemukan adanya aksi pencurian dan perusakan peralatan pemantau gempa bu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa proses pemeriksaan terhadap personel kepolisian akan dilakukan sec
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Yakub F. IsmailKIAMAT fiskal sedang membayangi sejumlah daerah yang kini tengah menderita teakanan keuangan.Alarm tersebut sekaligus m
OPINI
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, menjalani pemeriksaan intensif sebagai tersangka da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, kembali mengajukan gugatan praperadilan terkait perkara dugaan ko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, membantah tuduhan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah yang dipimpinnya akan tetap berada di jalur yang benar dalam menjalankan berbaga
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) membantah pernyataan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesej
NASIONAL