Nyaris Sepertiga Anggaran Pendidikan 2027 Rp820,9 Triliun Mengalir ke Program MBG
JAKARTA Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RA
EKONOMI
JAKARTA – Tim Nasional Indonesia mencatat sejarah sebagai negara Asia pertama yang tampil di ajang Piala Dunia FIFA. Momen bersejarah itu terjadi pada Piala Dunia 1938 di Prancis, ketika Indonesia masih bernama Hindia Belanda (Dutch East Indies) di bawah pemerintahan kolonial Belanda.
Meski menggunakan nama Hindia Belanda, FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tetap mengakui keikutsertaan tim tersebut sebagai tonggak sejarah sepak bola Indonesia di panggung dunia.
Saat itu, skuad Hindia Belanda diperkuat mayoritas pemain pribumi, serta beberapa pemain keturunan Belanda dan Tionghoa. Mereka mengenakan seragam berwarna oranye dan tampil di bawah bendera Kerajaan Belanda.Baca Juga:
Perjalanan menuju putaran final Piala Dunia berlangsung tanpa melalui pertandingan kualifikasi. Hindia Belanda otomatis lolos setelah Jepang mengundurkan diri akibat situasi perang yang sedang berlangsung di kawasan Asia.
Rombongan tim berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok pada 27 April 1938 menuju Prancis melalui perjalanan laut yang memakan waktu hampir dua bulan. Mereka kemudian menghadapi Hungaria pada laga babak pertama di Stade Velodrome, Reims, 5 Juni 1938.
Menghadapi salah satu tim terkuat Eropa saat itu, Hindia Belanda harus mengakui keunggulan Hungaria dengan skor 0-6. Meski kalah telak, penampilan tersebut tetap dikenang sebagai tonggak awal sepak bola Asia di ajang Piala Dunia.
Dalam pertandingan tersebut, pemain sayap Isaak Pattiwael sempat membobol gawang Hungaria. Namun gol tersebut dianulir wasit sehingga tidak tercatat dalam sejarah resmi pertandingan.
Kapten tim Achmad Nawir juga menjadi salah satu sosok yang mencuri perhatian dunia. Selain berprofesi sebagai dokter, ia dikenal sebagai salah satu pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang tampil menggunakan kacamata saat bertanding.
Hungaria sendiri melaju hingga partai final sebelum akhirnya kalah 2-4 dari Italia.
Meski hanya menjalani satu pertandingan, kiprah Hindia Belanda tetap tercatat sebagai sejarah penting. Hingga kini, Indonesia dikenang sebagai negara Asia pertama yang berhasil tampil di putaran final Piala Dunia.
Setelah Indonesia merdeka, Timnas Indonesia belum kembali lolos ke putaran final Piala Dunia. Namun catatan sejarah tahun 1938 tetap menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi generasi sepak bola Indonesia untuk kembali mengukir prestasi di level dunia.* (k/dh)
JAKARTA Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RA
EKONOMI
BANDA ACEH Polda Aceh bersama TNI menggelar apel kesiapan pengamanan peringatan Hari Damai Aceh 2026 di depan Masjid Raya Baiturrahman,
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh membagikan 6.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyaksikan penyampaian pidato Presiden RI Prabowo Subianto terkait R
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyaks
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&039ti menjelaskan rencana pembelajaran bahasa asing sejak kelas
NASIONAL
JAKARTA Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej mengungkapkan pemerintah tengah menyusun Rancangan U
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) P
PEMERINTAHAN
PESISIR SELATAN Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mempercepat pemulihan permanen
NASIONAL
ACEH TAMIANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat koordinasi dengan Pemer
NASIONAL