Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN – PSMS Medan mengambil keputusan untuk mencoret empat pemain asing yang sebelumnya mengikuti masa trial bersama tim saat tampil di turnamen pramusim Piala Presiden 2026.
Keempat pemain tersebut adalah Sana Quide, Jonito Cassama, Fabrizio Tavano, dan Danny Barrow.
Manajemen PSMS Medan menyebut keputusan itu diambil karena para pemain dinilai belum sesuai dengan kebutuhan strategi tim yang disiapkan untuk kompetisi musim depan.
Baca Juga:
Presiden Klub PSMS Medan, Fendi Jonathan, membenarkan adanya pencoretan tersebut.
Ia mengatakan keputusan itu merupakan bagian dari evaluasi tim pelatih setelah melihat performa para pemain selama menjalani uji coba.
"Iya betul (dicoret), (alasannya) belum pas sama strategi pelatih," kata Fendi, Jumat (7/8/2026).
Keempat pemain asing itu sebelumnya mendapatkan kesempatan memperlihatkan kemampuan saat memperkuat PSMS Medan di ajang Piala Presiden 2026.
Namun, setelah dilakukan evaluasi, manajemen dan tim pelatih memilih untuk tidak melanjutkan kerja sama.
Sebagai langkah berikutnya, PSMS Medan kini masih melakukan komunikasi dengan sejumlah pemain asing lain.
Manajemen mengincar tambahan pemain, khususnya untuk memperkuat lini depan.
Fendi mengatakan proses negosiasi dengan calon pemain asing baru masih berlangsung dan belum bisa diumumkan secara resmi.
"On negitiation, tunggu aja pengumuman resminya ya," ujarnya.
Saat ini, PSMS Medan sudah memiliki dua pemain asing yang dipastikan masuk dalam skuad musim depan.
Sesuai regulasi Liga 2, klub masih memiliki kesempatan untuk menambah satu pemain asing lagi.
Dua pemain asing yang telah diperkenalkan PSMS adalah Angelo Meneses asal Portugal dan Phillerson Oliveira asal Brasil.
Angelo Meneses yang berusia 33 tahun diproyeksikan memperkuat sektor pertahanan PSMS Medan.
Sementara Phillerson Oliveira, pemain berusia 27 tahun, akan menjadi bagian dari kekuatan lini sayap tim.
Meski telah melakukan persiapan menghadapi musim baru, performa PSMS Medan di Piala Presiden 2026 menjadi catatan evaluasi bagi tim.
Dari tiga pertandingan yang dijalani, PSMS belum mampu meraih kemenangan.
Tim berjuluk Ayam Kinantan itu hanya mencetak satu gol dan harus kebobolan tujuh kali.
Manajemen berharap evaluasi tersebut dapat menjadi bahan perbaikan sebelum kompetisi resmi bergulir, termasuk dengan mendatangkan pemain asing yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan strategi tim.* (d/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.