Meski Digempur 52 Armada Water Bombing, Hotspot di Kalimantan Justru Terus Bertambah
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendeteksi ribuan titik panas atau hotspot masih tersebar di sejumlah wilayah Indones
PERISTIWA
Mata pelajaran seperti Sejarah, Sosiologi, PPKn, dan Pendidikan Agama Islam juga dapat digunakan sebagai media untuk mendiskusikan perjuangan tokoh-tokoh yang membela keadilan, baik di Indonesia maupun di dunia, seperti Ki Hadjar Dewantara, Kartini, Nelson Mandela, dan Mahatma Gandhi. Dengan memahami perjuangan mereka, siswa akan lebih terdorong untuk memperjuangkan keadilan di lingkungan mereka sendiri.
Malam Lailatulqadar pun bisa dimanfaatkan sebagai refleksi terhadap ketidakadilan sosial. Siswa dapat diajak untuk merenungkan bagaimana mereka dapat berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil, baik melalui tindakan kecil seperti berbagi makanan dan sedekah maupun keterlibatan dalam gerakan sosial yang lebih besar.
Penting juga bagi sekolah untuk melibatkan orangtua dalam pendidikan kesadaran akan ketidakadilan. Orangtua dapat berperan dengan mengajak anak-anak berdiskusi tentang isu sosial yang ada di lingkungan sekitar, menjadi teladan dalam bersikap adil, serta memastikan bahwa nilai-nilai kesetaraan diterapkan dalam keluarga.
Namun, tantangan utama dalam menerapkan pendidikan ini ialah kurangnya sumber daya dan pemahaman yang cukup dari pendidik. Oleh sebab itu, diperlukan dukungan dari pemerintah dan lembaga terkait melalui pelatihan serta program pertukaran guru (teacher exchange). Program ini dapat menjadi solusi agar sekolah yang telah berhasil menerapkan pendidikan kesadaran akan ketidakadilan dapat berbagi pengalaman dengan sekolah lain, sehingga pendidikan yang lebih adil dan merata dapat terwujud.
Ketika pendidikan mampu membangun kesadaran akan ketidakadilan, kita bukan hanya menciptakan generasi yang berilmu, melainkan juga generasi yang memiliki keberpihakan terhadap kemanusiaan. Ramadan tidak hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menumbuhkan kepedulian dan keberanian untuk memperjuangkan keadilan di sekitar kita.
Dengan mengintegrasikan nilai-nilai Ramadan dalam pendidikan, kita dapat mencetak individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran moral dan sosial yang tinggi. Dengan demikian, Ramadan dapat menjadi momentum bagi sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih adil dan berkeadilan. (mediaindonesia.com)
*)Wakil Direktur Kerja Sama Antarlembaga Yayasan Sukma.
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendeteksi ribuan titik panas atau hotspot masih tersebar di sejumlah wilayah Indones
PERISTIWA
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengingatkan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, perihal aturan Kitab Unda
NASIONAL
JOMBANG Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) meminta pemerintah memisahkan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari anggaran pendid
NASIONAL
JAKARTA Pihak Reza Gladys menyiapkan langkah hukum lanjutan setelah pihak Nikita Mirzani mengklaim menang dalam perkara banding Perbuatan
ENTERTAINMENT
MEDAN Sekitar 250 alumni eks Departemen Penerangan (Deppen) Sumatera Utara (Sumut) berkumpul dalam Temu Kangen Anantakupa Sumut. Pertemuan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Peraih Nobel Ekonomi 2024 sekaligus penulis buku Why Nations Fail, James A. Robinson, menilai kemajuan suatu negara tidak boleh be
NASIONAL
BANJAR Penggunaan helikopter water bombing untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan berdampak pada kola
PERISTIWA
KUPANG Masa tanggap darurat bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) diperpanjang selama 14 hari hingga 12 September 2026. Perpanja
NASIONAL
JAKARTA Polisi mengamankan pengemudi mobil pikap yang viral setelah menabrak Gerbang Pancasila Gedung DPR/MPR dan aparat saat kericuhan de
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta PSSI melakukan pembenahan jika ingin serius mengejar tiket Piala Dunia
NASIONAL