Ramai Dipertanyakan, Wali Kota Medan Akhirnya Ungkap Alasan ke Luar Negeri
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan dirinya saat ini tengah berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan. Kepast
PEMERINTAHAN
Oleh:Dr (c) Laksamana Muflih Iskandar Hasibuan Lc. M.Ag. MA.
DI antara warisan intelektual Islam Melayu yang paling kaya makna ialah Syair Perahu, sebuah karya sastra sufistik yang sarat petuah moral dan filsafat kehidupan. Bagi masyarakat Aceh yang tengah berlayar di lautan pembangunan, syair ini sesungguhnya bukan hanya teks masa lalu, melainkan peta nilai untuk menavigasi masa depan.
"Wahai muda, kenali dirimu, ialah perahu tamsil tubuhmu."Baca Juga:
Begitu pesan pembuka syair yang sangat terkenal. Ia bukan sekadar ajakan mistik, tetapi refleksi mendalam tentang manusia dan masyarakat sebagai perahu yang sedang menempuh perjalanan panjang. Dalam bahasa tafsir, perahu adalah tamsil kehidupan sosial, kemudi adalah kepemimpinan, dayung adalah kerja dan ilmu, bekal adalah moral dan ekonomi, sementara laut adalah lingkungan dan zaman.
Membaca Syair Perahu di tengah konteks Aceh masa kini berarti menafsirkan ulang simbol-simbol itu sebagai strategi pembangunan yang berakar pada nilai-nilai budaya sendiri.
Kemudi: Kepemimpinan dan Tata Kelola
Dalam syair, kemudi menentukan arah perahu. Dalam tafsir pembangunan, kemudi adalah visi dan integritas kepemimpinan.
Aceh membutuhkan nakhoda yang tidak hanya ahli mengatur angka APBA, tetapi mampu membaca arah moral masyarakatnya.
Pembangunan tanpa nilai akan kehilangan arah. Good governance, tata kelola yang jujur, partisipatif, dan akuntabel, adalah bentuk nyata dari kemudi yang lurus.
Pemimpin dalam pandangan Syair Perahu bukan sekadar pengendali kapal, tetapi penjaga keseimbangan antara kepentingan dunia dan keselamatan akhirat, antara pertumbuhan ekonomi dan keadilan sosial.
Dayung: Sumber Daya Manusia
Perahu tidak akan bergerak tanpa dayung. Dalam konteks pembangunan, dayung adalah simbol tenaga kerja, pengetahuan, dan keterampilan.
Aceh masih menghadapi pengangguran muda dan ketimpangan pendidikan yang nyata. Maka investasi terbesar bukan lagi pada infrastruktur fisik, melainkan pada manusia. Pendidikan vokasional, pelatihan maritim, dan pemberdayaan wirausaha muda adalah bentuk nyata dari "dayung" yang harus digerakkan bersama.
Masyarakat Aceh sejak dahulu dikenal tangguh di laut dan tekun di darat. Energi sosial itu perlu dibangkitkan kembali dengan menanamkan etos kerja, disiplin, dan keikhlasan, nilai yang sudah tertulis di antara bait-bait Syair Perahu.
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan dirinya saat ini tengah berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan. Kepast
PEMERINTAHAN
JAKARTA Di tengah kembali melemahnya nilai tukar rupiah yang menembus kisaran Rp 17.500 per dolar Amerika Serikat pada 2026, publik kembal
EKONOMI
BINJAI Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menyebut peringatan Hari Ulang Tahun ke154 Binjai menjadi momentum penting untuk memperkua
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Polda Aceh membantah kabar yang beredar di sejumlah media terkait penetapan Bupati Aceh Timur, Iskandar AlFarlaky, sebagai t
NASIONAL
MEDAN Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mulai memeriksa sejumlah saksi dalam penyelidikan dugaan korupsi di
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemain Free Fire kembali berburu kode redeem terbaru yang dibagikan pada Minggu, 17 Mei 2026. Sejumlah kode masih aktif dan dapa
ENTERTAINMENT
JAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program priorit
NASIONAL
JAKARTA Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Kalimantan Timur membongkar dugaan jaringan peredaran narkotika jenis obat keras ya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Kalimantan Timur membongkar dugaan jaringan peredaran narkotika jenis obat keras ya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan Jakarta masih berstatus sebagai ibu kota negara dinilai tidak menghentikan pembangun
NASIONAL