37 Siswa dan Guru di Timor Tengah Selatan Diduga Keracunan MBG
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
Oleh:Said Abdullah.
TANGGAL 26 Desember 1991 Uni Soviet bubar, runtuhnya negeri beruang kutub ini juga menandai bubarnya Blok Timur. Praktis Blok Barat menjadi 'penguasa' tunggal dunia.
Baca Juga:
Titik pijak premis Fukuyama tentu cukup gegabah karena melihat kebangkrutan sosialisme-komunisme. Padahal dunia masih diliputi berbagai pertengkaran ideologi-politik, pasar dan militer.
Kebangkrutan sosialisme-komunisme sebagai jalan politik tidak serta merta membuat dunia dalam genggaman Blok Barat. Munculnya ideologi berbasis absolutisme agama, konflik perebutan sumber daya alam, terorisme internasional dengan beragam bentuknya, hingga konflik kawasan karena perebutan wilayah membuktikan dunia terus bergejolak.
Keberadaan absolutisme agama, pasca runtuhnya komunisme menandai babak baru pertengkaran ideologi dengan Amerika Serikat dan sekutunya. Wujudnya paling konkret mungkin direpresentasikan oleh Iran dan Afganistan. Kedua negara ini secara diametris berhadap hadapan dengan Amerika Serikat dan sekutunya.
Bagaimana dengan Tiongkok? Tiongkok belajar dari bubarnya Uni Soviet. Sejak era Deng Xiaoping tahun 1978, komunisme Tiongkok lebih revisionis.
Penerusnya seperti Jiang Zemin dan Hu Jintao malah makin revisionis. Tiongkok menjelma menjadi hibriditas politik, antara komunisme dengan pasar.
Tiongkok membangun aliansi aliansi politik melalui pendekatan ekonomi pasar, seperti BRICS (Brasil, Rusia, India, China, South Africa), maupun melalui proyek jalur sutra baru, dari Asia Tengah hingga ke Eropa, maupun jalur sutra maritim yang terhubung hingga ke Indonesia dan Afrika.
Menguatnya Tiongkok, dan Rusia harus kita akui sebagai 'poros baru' dari kekuatan politik, ekonomi dan militer. Banyak negara dunia ketiga, di Asia dan Afrika berlabuh ke Tiongkok dan Rusia ketika kondisi dalam negeri mereka diobok-obok oleh sekutu.
Bahkan saat Rusia perang dengan Ukraina sejak tahun 2022, Tiongkok membantu Rusia baik secara ekonomi, dengan membeli gas dan minyak Rusia, sekaligus membantu Rusia di meja diplomasi internasional.
Saat Iran perang dengan Israel, Rusia dan Tiongkok menjadi sandaran untuk membantu peralatan perang, serta diplomasi di Dewan Keamanan PBB. Demikian pula saat Presiden Bashar Al-Assad digulingkan oleh proxy-nya Amerika Serikat, Rusia memberi tempat perlindungan bagi Bashar Al-Assad dan keluarganya.
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kelestarian infrastruktur jalan. Ia mengimbau para pengusa
PEMERINTAHAN
BANTEN Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN Wihaji mengunjungi wilayah adat Baduy di Kabupaten Lebak, Ba
NASIONAL
JAKATA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengklarifikasi polemik rencana penentuan status aktivis HAM oleh tim asesor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rencana pemerintah untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam 23 tahun ke depan dinilai belum realistis tanpa tr
EKONOMI
JAKARTA Mantan istri komedian Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau Erin, melaporkan balik asisten rumah tangganya berinisial HW ke Po
ENTERTAINMENT
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belawan menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Aditya Ramdani dalam perkara peredaran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari meminta masyarakat tidak terjebak pada potongan pernyataan dalam p
NASIONAL
BATU BARA Masyarakat Kabupaten Batu Bara kini sedang menanggung beban ganda. Dua kebutuhan pokok vital, yakni gas Elpiji 3 kg dan minyak
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh meminta Pemerintah Aceh mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur pembatasa
PEMERINTAHAN