Praperadilan Ditolak, Kadis Samosir Resmi Tersangka Korupsi Bantuan Bencana Rp 1,5 Miliar
SAMOSIR, SUMUT Kepala Dinas Sosial dan Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) Samosir, Fitri Agust KaroKaro, resmi berstatus tersangka dala
HUKUM DAN KRIMINALOleh: Agnes Clarissa
DI antara deretan film horor tanah air yang kerap menakut-nakuti dengan bayangan mistik dan suara jeritan, "Kang Solah x Nenek Gayung" muncul sebagai angin segar. Disutradarai oleh Herwin Novianto, film ini bukan sekadar kisah tentang hantu pemandi jenazah yang menebar teror, tetapi juga tentang tawa, cinta, dan bagaimana masyarakat memaknai keberanian dalam balutan budaya lokal.
Kepulangan yang Tak DisangkaBaca Juga:
Dari titik ini, film menenun emosi yang tak hanya berputar pada cinta dan kehilangan, tapi juga pada absurditas sosial yang khas pedesaan, di mana rumor bisa lebih menakutkan daripada hantu itu sendiri.
Nenek Gayung dan Bayang Teror yang Lucu
Ketegangan mencapai puncaknya dengan kemunculan Nenek Gayung, sosok legendaris dari urban legend Indonesia yang dikenal sebagai pemandi jenazah misterius. Terornya menebar rasa takut, namun film ini justru bermain di antara garis tipis antara ngeri dan lucu.
Dibantu oleh Kangmas Pusi (Andre Taulany) yang penuh gaya dan sarkasme khas, Solah dan kawan-kawannya mencoba menghadapi ancaman tersebut. Setiap momen mencekam selalu diimbangi dengan humor yang cerdas, mengingatkan penonton bahwa rasa takut pun bisa dijadikan bahan tawa bila disajikan dengan timing yang pas.
Menertawakan Takut, Menertawakan Diri Sendiri
"Kang Solah x Nenek Gayung" bukan semata hiburan ringan. Ia mencerminkan bagaimana budaya populer Indonesia mampu merangkul mitos dan humor dalam satu wadah yang utuh. Horor bukan lagi sekadar momok, melainkan cermin dari kegelisahan masyarakat; dan komedi menjadi alat untuk menertawakannya, menurunkan ketegangan, bahkan menemukan makna baru dari ketakutan itu sendiri.
Kehadiran aktor-aktor seperti Rigen Rakelna, Tora Sudiro, Indro Warkop, dan Andre Taulany memperkuat nuansa komikal film ini tanpa kehilangan sentuhan humanisnya. Dalam tangan Herwin Novianto, film ini terasa seperti perpaduan antara wayang urban dan drama rakyat modern, penuh warna, konyol, namun menyentuh.
Hiburan dengan Jejak Budaya
Lebih dari sekadar tontonan, film ini menunjukkan kematangan sinema Indonesia dalam mengemas legenda lokal dengan pendekatan segar. Ia membuktikan bahwa horor tidak selalu harus gelap dan muram; kadang, tawa justru bisa menjadi cara paling efektif untuk menghadapi ketakutan.
Dengan keseimbangan antara ketegangan dan gelak tawa, "Kang Solah x Nenek Gayung" mengajarkan bahwa kisah-kisah lokal tak pernah kehilangan relevansinya, selama ada keberanian untuk menceritakannya dengan cara baru.*
*) Penulis adalah MahasiswaMahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Semester 5, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
SAMOSIR, SUMUT Kepala Dinas Sosial dan Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) Samosir, Fitri Agust KaroKaro, resmi berstatus tersangka dala
HUKUM DAN KRIMINAL
JEMBER, JAWA TIMUR Dugaan sengketa batas lahan di Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Jember, berujung tragedi. Sumarsono (53), warga se
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel untuk lebih fokus me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menegaskan, keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Dunia bukan bertujuan untuk mengir
POLITIK
JAKARTA Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menekankan pentingnya penyusunan Rancangan UndangUndang (RUU) Pengelolaan Perubahan Iklim seba
POLITIK
JAKARTA Pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korups
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menaruh harapan besar kepada Thomas A.M. Djiwandono yang resmi terpilih sebagai Deputi Gub
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menelisik kasus korupsi kuota haji tahun 20232024. Hari ini, Senin (26/1/2026), KPK
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN Academi Mabes tampil dominan dan meraih kemenangan telak 70 atas Guba Gunung Barigin FC Madina dalam laga Turnamen Pedu
OLAHRAGA
TAPANULI SELATAN Kepolisian Resor Tapanuli Selatan menangkap seorang pria berusia 73 tahun berinisial MHR, warga Kelurahan Pintu Padang,
HUKUM DAN KRIMINAL