BREAKING NEWS
Jumat, 22 Mei 2026

PBB DAN GAGALNYA MENGHENTIKAN TRAGEDI KEMANUSIAAN DUNIA

BITV Admin - Rabu, 19 November 2025 13:52 WIB
PBB DAN GAGALNYA MENGHENTIKAN TRAGEDI KEMANUSIAAN DUNIA
Kondisi gedung gedung di Palestina yang rata dengan tanah. (foto: wikipedia)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Kasus Bangladesh baru-baru ini—Vonis mati terhadap mantan PM Sheikh Hasina setelah ribuan demonstran tewas dalam penindasan brutal 2024—menunjukkan lagi betapa PBB memilih posisi yang membingungkan. Banyak laporan media, LSM internasional, dan lembaga HAM menyebut adanya ribuan korban.

Namun PBB hanya mengeluarkan kecaman terhadap keputusan pengadilan, bukan fokus pada ribuan korban yang tewas sebelumnya.

Ini membuat rakyat kecil bertanya:
Untuk siapa sebenarnya PBB bekerja? Untuk keadilan, atau untuk stabilitas politik negara tertentu?

5. PBB Sudah Tidak Sesuai Dengan Dunia Modern

Dunia sudah berubah. Tetapi PBB masih terikat pada struktur tahun 1945—struktur yang memberi kekuasaan absolut kepada lima negara saja. Selama sistem veto tidak dihapus, tidak akan ada:

keadilan global,

kesetaraan negara,

perlindungan nyata untuk rakyat sipil.

PBB hanya akan terus mengeluarkan pernyataan "kami prihatin", "kami mengecam", "kami menyerukan".
Tanpa tindakan nyata.

KESIMPULAN: PBB BUKAN TIDAK BERNIAT, TAPI TIDAK BERDAYA

PBB tidak sepenuhnya "omong doang". Ada badan-badan kemanusiaan seperti UNICEF, UNHCR, WHO yang sangat membantu jutaan orang.

Namun PBB sebagai institusi politik internasional—khususnya Dewan Keamanan—sering gagal menjalankan tujuan utamanya: menjaga perdamaian dan keamanan dunia.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Indonesia Luncurkan Global Citizenship of Indonesia, Skema Baru Atasi Polemik Kewarganegaraan Ganda
Indonesia Dukung Resolusi DK PBB soal Gaza, Serukan Perdamaian dan Bantuan Kemanusiaan
Jamkrindo Bersama Kejaksaan Tinggi Sumut Perkuat Pidana Sosial dan Penjaminan Pembangunan Daerah
Peringatan Darurat: Cabut KUHAP Orde Baru, Sahkan RKUHAP Yang Reformis
Tribunal Internasional Vonis Mati Mantan PM Bangladesh, Sheikh Hasina
TNI Siapkan 20.000 Prajurit untuk Misi Perdamaian di Gaza
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Dor! Dor!

Dor! Dor!

Oleh Dahlan IskanDOR!Mungkin tidak ada yang tewas oleh tembakan Presiden Prabowo di sidang pleno DPR kemarin. Tapi yang terluka pasti banya

OPINI