Gempa M5,0 Guncang Sinabang Aceh, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
ACEH Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Sinabang, Aceh, pada Minggu, 6 September 2026. Gempa terjadi pada siang ha
PERISTIWA
Ada rumusnya. Bencana ialah hasil dari bahaya alam ditambah paparan (exposure) dan kerentanan (vulnerability).
'Kerusakan (bencana) besar terjadi bukan semata karena alam, melainkan karena keputusan manusia yang membuat masyarakat rentan', tulis UNDRR dalam pernyataan resmi mereka.
Sangat tidak adil, memang, bila kita selalu mengambinghitamkan alam sebagai biang bencana. Kita, manusia, yang 'rajin' mempersempit sungai, menggunduli gunung, mencacah bukit dengan alat berat, mengubah peruntukan hutan menjadi perkebunan sawit.
Namun, kita pula yang paling pertama menunjuk alam sebagai tertuduh setiap kali datang bencana.
Dengan meletakkan begitu saja kata 'alam' di belakang kata 'bencana', kita seperti sedang berupaya membebaskan diri dari tanggung jawab, sekaligus melempar tanggung jawab itu kepada alam.
Alam tak pernah bermaksud unjuk murka, alam tidak menciptakan bencana, tapi kita selalu dengan mudahnya menarasikan setiap bencana sebagai bencana alam.
Di jagat kehidupan ini, alam sesungguhnya hanya menjalankan mekanismenya. Bencana terjadi ketika manusia gagal menjalin 'persahabatan' dengan alam sehingga tidak lagi mampu menghadapi mekanisme tersebut.
Dengan kata lain, yang menciptakan bencana ialah kerentanan manusia, bukan alam itu sendiri.
Karena itu, sepakat dengan konsep pemahaman UNDRR soal bencana alam, penggunaan istilah yang tepat sangat penting. Bukan semata secara semantik, melainkan juga penting dalam memengaruhi cara masyarakat dan negara memahami masalah.
Jika bencana dianggap sebagai sesuatu yang alami, intervensi yang dilakukan cenderung hanya reaktif. Pun, karena alam dianggap satu-satunya pihak yang bersalah, pemerintah pun bisa berpura-pura tak punya andil kesalahan.
Apa risikonya kalau pemerintah tidak merasa bersalah? Akan banyak pejabat yang justru memanfaatkan duka bencana sebagai ajang untuk menaikkan citra diri.
Kita lihat saja pada bencana Sumatra. Contohnya terpampang jelas. Ada pejabat negara yang pada saat menjabat menteri kehutanan, beberapa tahun lalu, royal memberikan izin pembalakan hutan kini seolah telah berubah menjadi malaikat.
ACEH Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Sinabang, Aceh, pada Minggu, 6 September 2026. Gempa terjadi pada siang ha
PERISTIWA
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) akan segera mengeksekusi putusan Mahkamah Agung terhadap Alexander Halim alias Akua
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Delegasi Indonesia, Malaysia, dan Thailand mulai tiba di Kota Medan menjelang Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) IndonesiaMalaysiaT
PEMERINTAHAN
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut potensi tsunami di sekitar Selat Sunda masih rendah setelah aktivi
PERISTIWA
KARO Kecelakaan lalu lintas ringan di Jalan KabanjaheTigapanah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengungkap keberadaan tanaman yang didu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah gunung api di Indonesia mengalami erupsi pada hari yang sama. Hingga Minggu, 6 September 2026 pukul 09.00 WIB, setidakn
PERISTIWA
JAKARTA Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap operasional penerbangan. Badan Meteorologi, Klimatolo
NASIONAL
JAKARTA Evaluasi terhadap kinerja kabinet menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai hal yang wajar. Eva
POLITIK
PEMATANGSIANTAR Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menangkap Frandika Adi Wijaya Ginting, 32 tahun, karena diduga menjual n
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Dua pria di Desa Sukadamai, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, diamankan polisi setelah diduga mencuri se
HUKUM DAN KRIMINAL