Usai Didakwa, Dokter Tifa Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli di Persidangan
JAKARTA Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa meminta Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah asli dalam persidangan usai
NASIONAL
Oleh:Ahmad Punto
BENCANA atau bencana alam? Perdebatan perihal penggunaan terminologi itu kembali menyeruak setelah bencana hebat melanda tanah Sumatra, akhir November lalu. Tiga provinsi, Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, luluh lantak dihantam banjir bandang dan tanah longsor dengan kekuatan dahsyat.
Kita sering dengan cepat menyebutnya bencana alam. Padahal, sejatinya yang namanya bencana tidak ada yang alami. Alam tidak pernah menumpahkan bencana. Mereka hanya mengirim fenomena sebagai peringatan.Baca Juga:
Kegagalan manusia merespons fenomena alam itulah yang menyebabkan terjadinya bencana.
Lo, bukankah banjir di Sumatra terjadi karena hujan berintensitas tinggi akibat siklon tropis Senyar yang tumbuh di Selat Malaka? Apakah itu namanya bukan bencana alam? Eits, nanti dulu.
Fenomena alam, termasuk cuaca ekstrem yang muncul dalam bentuk hujan deras, sesungguhnya merupakan proses alamiah yang bahkan telah berlangsung jauh sebelum manusia hadir. Apakah itu bencana? Jelas bukan.
Hujan deras hanya menjadi bencana ketika ekosistem yang semestinya menyerap, menahan, dan mengalirkan air telah rusak.
Begitu pula dengan tanah longsor, misalnya. Ia hanyalah fenomena pergerakan tanah. Namun, ia bisa berubah menjadi malapetaka ketika kemiringan lereng dibiarkan terbuka tanpa vegetasi, ketika hutan yang semestinya menjaga stabilitas tanah malah digunduli, ketika tata ruang dilanggar demi kepentingan ekonomi.
Badan PBB untuk koordinasi pengurangan risiko bencana, United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR), termasuk yang teguh menolak istilah bencana alam atau natural disaster disematkan pada setiap bencana yang terjadi di ruang alam.
"Natural disaster do not exist ," kata mereka di laman resmi Undrr.org.
Kini UNDRR bahkan sudah tidak lagi menggunakan frasa 'bencana alam' dalam komunikasi dan dokumen resmi mereka. Menurut mereka, istilah yang tepat untuk mewakili fenomena alam yang membahayakan ialah bahaya alam atau natural hazard.
Apakah bahaya alam bisa 'naik status' menjadi bencana? Bisa, tapi ada prasyaratnya. Masih menurut UNDRR, bahaya alam akan berubah menjadi bencana ketika berdampak pada komunitas yang tak dilindungi secara memadai, juga pada populasi yang rentan akibat kemiskinan, pengucilan, atau kerugian sosial.
JAKARTA Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa meminta Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah asli dalam persidangan usai
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan keterlibatan seorang prajurit TNI aktif berpangkat Kolonel Cpl berinisial BU dalam
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan kembali menggelar sidang praperadilan yang diajukan Roy RoySuryo terkait penangkapan, pen
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi mengajukan upaya hukum banding terhadap putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jaka
NASIONAL
WASHINGTON Amerika Serikat mengerahkan sekitar 2.000 personel militer ke Venezuela untuk membantu proses pencarian dan penyelamatan korb
INTERNASIONAL
JAKARTA Pemerintah menargetkan penciptaan 2,57 juta hingga 3,49 juta lapangan kerja baru pada 2027 sebagai bagian dari strategi mendoron
EKONOMI
JAKARTA Presiden Belarus Alexander Lukashenko menawarkan kerja sama strategis kepada Indonesia melalui alih teknologi, pelatihan sumber
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah bersama DPR RI resmi menyepakati hasil pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) serta Renc
EKONOMI
MEDAN Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPD GAMKI) Sumatera Utara mengapresiasi langkah cepat Gubernur Suma
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Polda Aceh menggelar syukuran Hari Bhayangkara ke80 di Gedung Presisi Polda Aceh, Rabu (1/7/2026). Momentum tersebut dimanfa
NASIONAL