BREAKING NEWS
Kamis, 22 Januari 2026

Bahlil dan Generasi Baru Partai Golkar

BITV Admin - Rabu, 31 Desember 2025 07:39 WIB
Bahlil dan Generasi Baru Partai Golkar
Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia. (foto: Bahlil Lahadalia/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Hadirnya generasi baru memimpin Golkar ini memiliki implikasi terhadap arah pembangunan Golkar ke depannya. Generasi baru ini memiliki gaya dan karakter yang cukup berbeda dengan generasi sebelumnya.

Sebabnya adalah generasi baru yang memimpin partai beringin ini mengalami kondisi objektif seperti yang telah dijabarkan di atas. Saya menganalisis, ada empat (4) implikasi kepemimpinan generasi baru terhadap arah pembangunan partai.

Pertama, demokrasi internal Partai Golkar semakin menguat. Demokrasi internal ini tidak hanya terjadi dalam proses pergantian kepemimpinan partai di tingkat daerah, melainkan juga dalam pengambilan-pengambilan keputusan strategis partai di tingkat atas.

Hal ini karena Bahlil sebagai generasi baru saat ini tumbuh dan berkembang dalam iklim politik yang demokratis.

Kedua, kaderisasi dan regenerasi semakin menjadi program prioritas Golkar. Kader merupakan tulang punggung partai, termasuk Golkar. Kader menjadi sumber dari regenerasi partai. Di bawah kepemimpinan Bahlil, kaderisasi dan regenerasi akan mendapatkan perhatian khusus.

Hal ini karena keberadaan Bahlil di pucuk tertinggi pimpinan Golkar saat ini tak dapat dilepaskan dari proses kaderisasi yang dijalaninya mulai dari daerah hingga nasional.


Ketiga, kesempatan politik bagi generasi baru Golkar semakin terbuka lebar. Kesempatan politik ini terkait dengan regenerasi kepemimpinan partai yang berjalan. Bahlil adalah 'produk' dari regenerasi kepemimpinan di Golkar yang tak tersumbat.

Karenanya, terpilihnya Bahlil yang nota bene bukan berasal dari keluarga politik ternama di negeri ini membuka cakrawala harapan bagi generasi baru Golkar. Semakin lebar kesempatan politiknya, semakin tinggi harapan terbuka, dan semakin gigih bagi kader untuk berproses di partai.

Bahlil membuka jalan harapan bagi generasi baru Golkar untuk selalu mengejar kesempatan politik yang terbuka lebar tersebut dengan menjadi kader yang berproses dengan gigih.

Keempat, walaupun dipimpin generasi baru, Golkar tidak akan kehilangan karakteristik khasnya: kepemimpinan teknokratik. Kehadiran Bahlil memberikan sentuhan baru terhadap kepemimpinan teknokratik ini, yaitu keberpihakan terhadap rakyat.

Artinya, segala kebijakan Golkar -baik dalam aspek internal partai maupun dalam aspek kepemimpinan partai di eksekutif dan legislatif- akan berlandaskan pada meritokrasi plus keberpihakan terhadap rakyat.

Nilai keberpihakan ini, pada dasarnya, tertanam dalam diri Bahlil yang memang berasal dari rakyat kelas bawah dan dunia aktivisme. Keempat implikasi tersebut menegaskan arah pembangunan Golkar yang semakin demokratis, inklusif dan teknokratis.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Pastikan Pemulihan Aceh Lancar, Malam Tahun Baru di Tengah Warga
Wacana Pilkada Lewat DPRD Menguat, Gubernur Sumut Bobby Nasution: Saya Ikut Kata Gerindra
Politik Uang di Pilkada Bisa Dikendalikan Lewat Metode Baru Ini
Ketua Fraksi Golkar Kritik Keras Sekda Medan Duduk Sejajar Walikota, Rapat Paripurna DPRD Tegang
Wacana Pilkada Lewat DPRD, Pengamat: Masalahnya Money Politics, Kok Hak Rakyat yang Diamputasi?
2.617 Personel Polisi Siaga, Pastikan Unjuk Rasa Buruh di Monas Berlangsung Aman
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru