BREAKING NEWS
Rabu, 25 Februari 2026

Rapor 2025 Prabowo-Gibran: Fondasi Tegak

BITV Admin - Kamis, 01 Januari 2026 07:24 WIB
Rapor 2025 Prabowo-Gibran: Fondasi Tegak
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (foto: tangkapan layat yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Oleh:Michael F. Umbas.

TAHUN 2025 segera tutup buku. Momen ini bukan sekadar pergantian kalender, tapi sebuah etape pembuktian sejarah bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Setelah melewati fase transisi yang dinamis, tahun ini menjadi panggung pembuktian: janji kampanye tak lagi sebatas retorika, tapi dieksekusi menjadi kebijakan yang menyentuh urat nadi rakyat. Filosofinya sederhana namun menukik.

Baca Juga:

Dalam satu kesempatan, Presiden Prabowo menegaskan pesan krusial: pastikan program prioritas "dirasakan oleh rakyat, bukan hanya menjadi angka statistik."

Komitmen leadership ini selaras dengan pandangan Franklin D. Roosevelt, "The test of our progress is not whether we add more to the abundance of those who have much, but whether we provide enough for those who have too little."

Pernyataan itu menjadi kompas moral kabinet. Kesuksesan tidak diukur dari tumpukan laporan di atas meja, melainkan dari dampak nyata di dapur dan dompet rakyat.

Mari sejenak kita pinggirkan kebisingan politik dan menatap realitas dengan jernih. Rapor tahun pertama ini menunjukkan grafik meyakinkan. Di tengah badai ketidakpastian global dan ancaman resesi, Indonesia justru mencatatkan anomali positif. Ketahanan fondasi ekonomi kita teruji.

Saat banyak negara maju sempoyongan dihajar inflasi, Indonesia berdiri tegak. Pertumbuhan ekonomi stabil di angka 5% dan inflasi berhasil dikurung di kisaran 2%. Harga bahan pokok terjaga, bukti mesin ekonomi bekerja efektif. Keberhasilan ini tak lepas dari pembenahan fundamental tata kelola data.

Dalam Rakornas Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) 13 November lalu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (mewakili Presiden) menegaskan bahwa data adalah fondasi mutlak.

Tanpa data yang benar, kebijakan akan meleset. Hasilnya monumental, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kemiskinan nasional ditekan ke level 8,47%. Rekor terendah dalam sejarah modern bangsa. Ini bukti strategi pemerintah sukses membumi, mengangkat mereka yang paling rentan.

Kepercayaan dunia usaha pun terbayar lunas. Realisasi investasi menembus Rp 1.434 triliun, naik 13% dari tahun sebelumnya. Tak hanya angka di atas kertas, pemerintah bergerak taktis menerjemahkan investasi itu menjadi lapangan kerja.

Di panggung internasional, wibawa Indonesia kian menjulang. Diplomasi global kita makin diperhitungkan. Di bawah komando Presiden Prabowo, Indonesia bukan lagi penonton, melainkan pemain kunci (key player) yang strategis dalam percaturan geopolitik.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemprov Bali Hadir, Wujudkan Hunian Layak dan Dukungan Kesehatan bagi Masyarakat
Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana di Sumatera Dipercepat, Dana Bisa Lewat Satgas Jembatan
Pemkab Deli Serdang Dorong Petani Raih Hasil Ekonomi Layak Lewat Bantuan Pertanian
Empat Kabupaten di Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Hingga Awal Januari 2026
Jukir Liar Naikkan Tarif Parkir di Lapangan Merdeka Medan Saat Malam Tahun Baru
Awali 2026, Presiden Prabowo Cek Hunian Sementara Korban Bencana Aceh Tamiang
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru