BREAKING NEWS
Rabu, 14 Januari 2026

Resonansi Venezuela dan Unilateralisme Global

BITV Admin - Selasa, 06 Januari 2026 10:43 WIB
Resonansi Venezuela dan Unilateralisme Global
Serangan AS Rusak Rumah Warga Venezuela, Warga Kehilangan Tempat Tinggal. (Foto: Dok. trtindonesia)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Ia bekerja pada level ide dan norma, membentuk cara negara memahami legitimasi, tanggung jawab, dan batas moral dalam penggunaan kekuatan.

Metadiplomasi membangun standard normatif yang membuat tindakan unilateral dinilai buruk secara moral dan etika.

Bagi Indonesia, metadiplomasi bersumber dari Pancasila sebagai nilai universal-kemanusiaan, keadilan, dan musyawarah-yang diterjemahkan ke dalam bahasa diplomasi global.

Dengan demikian, Indonesia tidak hanya menjadi rule taker, tetapi norm entrepreneur yang berupaya mengoreksi arah tatanan internasional.

Resonansi Venezuela bukan sekadar kisah konflik satu negara dengan kekuatan besar.

Ia adalah cermin dari krisis norma dan etika global -krisis yang menguji komitmen dunia terhadap hukum internasional, multilateralisme, dan martabat negara-negara lemah.

Tanpa upaya kolektif untuk membendung unilateralisme melalui tekanan normatif dan metadiplomasi berbasis nilai, dunia berisiko tergelincir ke dalam tatanan yang semakin brutal: kekuatan menjadi hukum, dan hukum kehilangan maknanya.* (news.detik.com)


*)Penulis AdalahDewan Pakar BPIP Bidang Strategi Hubungan Luar Negeri; Dosen Hubungan Internasional FISIP Unpad.

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bitcoin Menguat ke Rp 1,54 Miliar, Tapi Geopolitik Venezuela Jadi Batu Sandungan
Venezuela Memanas, Menkeu Purbaya: Tidak Berpengaruh Signifikan Terhadap Ekonomi RI
Usai Venezuela, Trump Incar Tiga Negara Ini!
Dituduh Bandar Kokain, Presiden Kolombia Balas Ancaman Trump
Krisis Venezuela: Pengaruh Geopolitik Terhadap Pasar Global dan Ekonomi Indonesia
Indonesia Serukan Dunia Hormati Kedaulatan Venezuela Setelah Penangkapan Maduro
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru