BREAKING NEWS
Rabu, 25 Februari 2026

Membaca Mens Rea: Komedi dan Kritik Sosial

BITV Admin - Kamis, 08 Januari 2026 18:28 WIB
Membaca Mens Rea: Komedi dan Kritik Sosial
Komedian Pandji Pragiwaksono. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Mens Rea memposisikan dirinya sebagai komedi reflektif dengan meminjam istilah hukum pidana (mens rea) atau niat batin sebagai kerangka kritik.

Dalam poin ini, Pandji sebagai seorang comedian Indonesia yang dikenal vokal dan kritis tidak hanya sedang memberikan hiburan kepada penonton, melainkan dibalut dengan kritik-kritikan tajam yang membuat target kelabakan.

Mens Rea adalah bukan sebatas panggung hiburan yang mencipta tawa, tapi juga medium yang bertujuan mengajak penonton berpikir kritis, skeptis, dan konfrontatif.

Salah satu kontroversi yang coba disorot publik adalah materi tentang kritik terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Yang dipersoalkan beberapa pihak, bukan karena kritik publik yang dilepaskan Pandji, melainkan serangan ke ranah privasi.

Mereka tidak keberatan jika Pandji mengritik apa yang menjadi ranah kritik publik (kinerja, jabatan, performasi, capaian, program, kebijakan, dll.).

Namun, yang dipersoalkan adalah mengapa harus ranah privasi yang "ditelanjangi".

Bahkan dalam alam demokrasi yang memberikan ruang kebebasan yang longgar bagi siapapun untuk berbicara dan menyampaikan kritikan, ruang privasi tetap menjadi hal yang tidak bisa dimasuki atau dikorek seseorang.

Dalam perspektif etika publik, memang seorang pejabat negara tidak bisa lepas dari kritik sosial.

Justru perlu dipertanyakan ketika pejabat alergi terhadap kritikan. Namun, terkadang ada orang-orang yang memanfaatkan saluran kebebasan demi menyerang ruang privasi seseorang.

Dalam konteks ruang privasi inilah sebetulnya alasan utama mengapa ada sebagian pihak yang keberatan terhadap materi komedi Pandji itu.

Mereka berharap Pandji tetap menjaga etika publik saat berbicara di ruang publik. Karena, betapapun demokrasi memberikan ruang untuk ekspresi sosial, tetap ada batasan-batasan normatif, moral, dan etis yang harus dijaga.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Hati-hati! Ini Batasan Antara Kritik dan Penghinaan Menurut Menko Yusril Ihza
Ahli Hukum: Kritik Panji Pragiwaksono dalam Standup Comedy Tidak Bisa Dijerat Pidana
Viral Pandji Pragiwaksono Sebut ‘Gibran Ngantuk’, Mahfud MD: Enggak Akan Dihukum, Tenang, Saya Bela!
Prabowo Singgung Elite Nyinyir di Medsos: Jangan-jangan Dibayar
3 Game Penghasil Uang Terbaru 2026, Bisa Dapat Saldo DANA Gratis hingga Rp123.000
Teror ke Influencer Viral, Mensesneg: Kritik Tetap Bisa Disampaikan Lewat Jalur Resmi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru