BREAKING NEWS
Senin, 02 Februari 2026

IHSG Rontok, Permainan Atau Mekanisme Pasar?

BITV Admin - Kamis, 29 Januari 2026 20:32 WIB
IHSG Rontok, Permainan Atau Mekanisme Pasar?
Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Padahal, kita selama ini bekerja keras memperbaiki literasi agar investor di BEI makin banyak. Suatu langkah untuk menipis otoritas bursa tidak transparan dan permainan saham hanya dikendalikan sejumlah kecil pemegang saham.

Terlalu dini sangkaan MSCI terkait kepemilikan saham yang hanya dikendalikan sedikit orang dan tidak transparan.

Jika pangkal masalahnya di pembaruan administrasi yang tidak dilakukan oleh OJK, hal itu perlu pembuktian lebih lanjut. Dan saya kira, saya akan menerima sepenuhnya jika pembuktian itu benar, namun fact findingnya harus konkret.

Namun, kita juga harus membaca tentang dilema bursa kita yang masih dangkal karena belum banyaknya minat investor. Dan inilah tantangan BEI, tantangan para emiten yang hendak mencari modal.

Kalau faktanya minat investor di BEI masih kecil, lalu dibaca sebagai pengendalian saham oleh segelintir investor, saya kira perlu hati-hati menafsirkan soal itu.

Justru, saya mendorong perlu lembaga pembanding untuk men-challenge laporan MSCI. Hal itu penting agar investor global tidak disuguhi 'kebenaran tunggal'.

Bukankah dalam dunia bisnis praktik second opinion itu sangatlah wajar? Dan kita memerlukan itu saat ini agar semakin memberikan kejernihan bagi investor di bursa saham Indonesia, dan agar advisory benar-benar advisory untuk membangun market yang sehat, bukan bagian dari sindikasi aksi goreng saham.* (news.detik.com)

*)Penulis adalah Ketua Badan Anggaran DPR RI

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bareskrim Periksa 46 Saksi Dugaan Fraud PT Dana Syariah Indonesia
OJK Sebut WNI Terlibat Scam Bukan Korban, Ketua BKSAP: Masalahnya Lapangan Kerja di Indonesia Minim
Bareskrim Bongkar Modus Proyek Fiktif PT Dana Syariah, 15.000 Lender Rugi Rp 2,4 Triliun
OJK Ungkap 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Gagal Bayar Capai Rp2,4 Triliun
Ribuan Lender PT DSI Alami Kerugian Rp1,4 Triliun, OJK dan PPATK Turun Tangan
OJK Siapkan Gugatan Perdata ke Dana Syariah Indonesia, Lindungi Dana Lender
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru