Pemerintah Tambah Likuiditas Rp100 Triliun, Dorong Perbankan Salurkan Kredit ke Sektor Produktif
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menambah penempatan dana pemerintah di perbankan sebesar Rp100 triliun. Langkah ini
EKONOMI
Oleh: Yakub F. Ismail
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto semenjak masa kampanye kini menjadi salah satu program andalan yang mengundang banyak sorotan.
Sejak program ini digulirkan, banyak narasi bermunculan, ada yang mendukung ide tersebut, namun tidak sedikit menolaknya.Baca Juga:
Sementara, sebagian masih ingin melihat sejauh mana program tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan generasi masa depan bangsa.
Program ini digagas bukan tanpa alasan. Ia semula dimaksudkan sebagai langkah strategis untuk memperbaiki kualitas gizi anak bangsa yang selama ini menjadi masalah utama.
Selain itu, program ini juga diyakini menjadi simbol komitmen negara dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Namun, dalam praktiknya, MBG tidak lepas dari kritikan tajam. Besarnya anggaran yang dikucurkan memicu perdebatan mengenai prioritas fiskal di tengah kebutuhan pembangunan lain yang tak kalah mendesak.
Di lapangan, sederet masalah muncul seiring perealisasiannya, mulai dari kasus keracunan siswa hingga temuan ketidaklayakan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Situasi ini menempatkan MBG berada dalam pusaran nalar dan kritik, yakni antara harapan besar dan tantangan pelaksanaannya.
Publik akhirnya dihadapkan pada pertanyaan mendasar, apakah program ini layak untuk dilanjutkan demi menanda tonggak kemajuan bangsa? Atau, justru meninggalkan persoalan baru yang tak kalah serius dalam tata kelola kebijakan nasional.
Proyek Mercusuar Prabowo
Program MBG bisa dikatakan salah satu proyek mercusuar di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menambah penempatan dana pemerintah di perbankan sebesar Rp100 triliun. Langkah ini
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Menteri Keamanan Negara China, Chen Yi Xin, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (27/3/2026
POLITIK
JAKARTA Belakangan ini, sejumlah terdakwa kasus korupsi ramairamai mengajukan permohonan menjadi tahanan rumah, menyusul keputusan Komi
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Semangat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Medan untuk naik kelas mulai terlihat, seiring dorongan program pr
EKONOMI
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan komitmennya untuk menjadikan UMKM sebagai sektor prioritas di Kota Medan. Da
EKONOMI
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan komitmen Pemko Medan menjadikan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMK
EKONOMI
JAKARTA Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, tiba di Jakarta, Jumat (27/3/2026) sore, untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Pre
POLITIK
JAKARTA Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya memeriksa RE, istri dokter Richard Lee (DRL), Jumat (27/3/2026), sebagai bagian dari upa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa rencana pemerintah pusat untuk membatasi belanja pegawai maksimal 30 p
PEMERINTAHAN
Oleh Yakub F. IsmailPROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto semenjak masa kampanye kini menjadi salah sat
OPINI