BREAKING NEWS
Jumat, 24 April 2026

Membedah Dampak Kenaikan BBM

BITV Admin - Senin, 20 April 2026 14:18 WIB
Membedah Dampak Kenaikan BBM
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Oleh: Yakub F. Ismail

HARGA bahan bakar minyak (BBM) kembali melonjak drastis, utamanya BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo (RON 98), Dexlite (CN 51), dan Pertamina Dex (CN 53).

Kenaikan harga BBM Pertamina secara otomatis diikuti dengan operator penjualan BBM lainnya yang mengambil langsung pasokan minyak dari Pertamina.

Baca Juga:

Apa yang menarik dari fenomena kenaikan harga BBM nonsubsidi ini tentu sudah banyak yang mengetahuinya: dampaknya terhadap sosial dan ekonomi.

Masyarakat sudah hampir paham bahwa BBM selalu menjadi isu sensitif yang terus memantik perdebatan publik.

Yang menarik, dari pihak pemerintah umumnya sudah mempunyai dalih tersendiri ketika hendak mengubah harga BBM, yakni sebuah langkah penyesuaian harga akibat perubahan harga minyak dunia dan pengaruh faktor eksternal lainnya.

Dan, alasan tersebut pada level tertentu dapat dimaklumi menimbang kondisi geopolitik global yang semakin memanas, utamanya dipicu perang antara Iran dan Amerika Serikat (AS)-Israel di Timur Tengah.

Akibat perang tersebut membuat krisis energi global menjadi tak terhindarkan, karena hampir 20 persen pasokan minyak dunia harus melewati Selat Hormuz yang saat ini berada di bawah kendali Iran yang mengalami penutupan.

Terganggunya distribusi minyak dunia membawa dampak nyata bagi tekanan global, seperti fluktuasi harga minyak dunia, pelemahan nilai tukar, hingga beban subsidi yang kian membengkak.

Di atas kertas, kebijakan penyesuaian harga yang dilakukan pemerintah tentu harus dilihat sebagai upaya menjaga kesehatan fiskal negara.

Namun demikian, di balik rasionalitas tersebut, dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan tidak bisa dianggap sederhana.

Dari pengalaman yang lalu-lalu, kenaikan BBM selalu beriringan dengan kenaikan pada biaya hidup masyarakat. Hal yang senantiasa menjadi pemicu di balik ketidakstabilan sosial.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Insiden Ricuh Halal Bi Halal KAMMI di Kantor Gubernur Sumut, Ini Tanggapan Bobby Nasution
Ratusan Santri Diduga Keracunan Menu MBG di Demak, Dapur SPPG Disegel Polisi
RUU Satu Data Indonesia Dikebut, BSDI Bakal Pegang Kendali Penuh!
INALUM Salurkan Bantuan CSR di Kawasan Operasional Paritohan, Fokus Pendidikan hingga Energi Terbarukan
Kepala BGN Sebut Rata-rata IQ Penduduk Indonesia 78, MBG Diarahkan Jadi Solusi Intervensi Gizi Sejak Dini untuk Cegah Stunting
Harga LPG Nonsubsidi Resmi Naik! Tabung 12 Kg di Sejumlah Wilayah Tembus Rp285 Ribu, Ini Daftar Terbarunya di Seluruh Daerah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru