BPS Sumut: Pengeluaran Rumah Tangga di Bawah Rp3,9 Juta per Bulan Masuk Kategori Miskin
MEDAN Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat batas minimum pengeluaran rumah tangga agar tidak masuk kategori miskin mencap
EKONOMI
Pertanyaan di atas selaras dengan dengan khazanah gerakan sosial--yang oleh Arbi Sanit dalam karyanya Pergolakan Melawan Kekuasaan--ditegaskan bahwa gerakan mahasiswa yang berhasil selalu bertumpu pada tiga pilar utama: legitimasi moral, kapasitas intelektual, dan kekuatan organisasional.
Ketiga pilar itu tidak munkin dilahirkan dalam tempo satu malam, tidak bisa dirakit dalam semalam untuk kemuduan diviralkan.
Ia menuntut proses pengendapan panjang yang melibatkan pertanggungjawaban moral sekaligus intelektual dari sebuah angkatan.
Secara lebih jauh—Patrick Seale dalam Pemberontakan Mahasiswa: Revolusi Perancis Mei 1968 memberikan pelajaran yang amat relevan.
Gerakan Mei '68 di Paris tidak muncul tiba-tiba sebagai reaksi impulsif.
Ia adalah endapan bertahun-tahun diskusi intelektual di lingkaran mahasiswa Sorbonne, diperkuat oleh pengaruh filsafat eksistensialisme Sartre dan kritik neo-Marxis terhadap kapitalisme konsumtif.
Ketika akhirnya meledak, ia bukan sekadar kerumunan di jalan—ia adalah konsensus ideologis yang tersublimasi menjadi aksi massa yang menggemparkan Eropa.
Dalam konteks inilah—yang membedakan unjuk rasa mahasiswa dari aksi protes kelompok masyarakat lainnya.
Tidak hanya bicara pilihan isu strategis perjuangan, aksi mahasiswa pun secara struktural—jika mengikuti pakem yang ada—pastilah di komando oleh Koordinator Umum (Koordum) yang bertanggung jawab penuh atas penyelenggaraan aksi dan dibantu Koordinator Lapangan (Koorlap) dari masing-masing elemen yang tergabung.
Bahkan, biasanya ada pita tanda pengenal yang dibalutkan di lengan untuk memastikan kubangan massa bebas dari penyusup dan penumpang gelap.
Massa aksi yang ikut bukan sekadar kerumunan—mereka adalah utusan kelembagaan dari organisasi mahasiswa yang masing-masing telah melalui proses kajian internal kelembagaan mahasiswa.
Belajar dari Paris, Bercermin pada Kita Sendiri
MEDAN Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat batas minimum pengeluaran rumah tangga agar tidak masuk kategori miskin mencap
EKONOMI
BINJAI Perusahaan Daerah (PD) Aneka Industri dan Jasa (AIJ) Provinsi Sumatera Utara kembali mengamankan aset milik Pemerintah Provinsi S
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Staf Ahli I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara, Titiek Sugiharti, mengajak para
PEMERINTAHAN
MEDAN Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Tengah menetapkan pria asal Medan, Dhayalen alias Roberto, sebagai tersangka dalam perkara dug
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima audiensi para peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Kepresidenan, J
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Su
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meluruskan informasi yang beredar mengenai pembukaan 13 ribu dapur Program Makan Berg
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan jajaran pimpinan TNI di Istana Ke
NASIONAL
MEDAN Direktorat Reserse Siber Polda Sumatera Utara membongkar jaringan penipuan daring atau online scamming yang diduga beroperasi dari
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas nasional hingga kini diduga belum sepenuhnya dira
NASIONAL