Kena OTT Proyek Jalan PUPR, KPK Tangkap Bupati Bolmut Sirajudin Lasena dan 13 Orang
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Sirajudin Lasena dalam operasi tangkap tang
HUKUM DAN KRIMINAL
Yang lebih memperuhatinkan, gerakan terpecah-pecah dalam blok-blok politik kampus yang lebih sibuk mempertahankan teritori kadernya daripada membangun platform perlawanan bersama.
Sanit mengingatkan, gerakan yang kehilangan karakter pengorganisasiannya akan mudah ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan di luar kepentingan rakyat.
Ia akan rentan terhadap infiltrasi, mudah diprovokasi untuk tindakan yang justru mendelegitimasi gerakan itu sendiri, dan pada akhirnya menjadi alat mobilisasi sesaat yang tidak meninggalkan perubahan struktural apa pun.
Saatnya Melakukan Otokritik
Maka kepada para aktivis mahasiswa hari ini—termasuk mereka berdiri tegak di adang aparat di depan Thamrin Nine—kita perlu berbicara jujur: keberanian fisik saja tidak cukup.
Saatnya melakukan otokritik.
Saatnya menata ulang konsolidasi, menyatukan visi lintas organisasi dan blok politik kampus, dan yang paling penting: menguasai substansi isu secara serius.
Lima tuntutan yang dibawa massa aksi—soal APBN, MBG, koperasi desa, harga kebutuhan pokok, dan militerisasi sipil—adalah isu-isu yang membutuhkan pemahaman ekonomi makro, politik anggaran negara, dan analisis kebijakan publik yang mumpuni.
Jika aktivis mahasiswa tidak menguasai itu, mereka akan selalu kalah di meja argumen meski menang di jalanan.
Aktivis mahasiswa hari ini perlu belajar dari keberhasilan pengorganisasian aksi-aksi tempo dulu: bagaimana 1998 bisa mengguncang Soeharto bukan hanya karena massa di jalanan, tetapi karena ada narasi yang koheren, ada pemimpin gerakan yang bisa berbicara di forum nasional, dan ada konsensus moral yang melampaui kepentingan kelompok.
Pelajaran itu tidak boleh hilang dimakan algoritma TikTok.
Aksi mahasiswa yang sesungguhnya adalah aksi yang disegani kekuasaan—bukan karena massanya banyak, tetapi karena ia berdiri di atas pondasi moral yang kokoh, intelektualitas yang matang, dan pengorganisasian yang rapi.
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Sirajudin Lasena dalam operasi tangkap tang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Aktivis sosial Palti Hutabarat meminta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memanfaatkan persidangan Mahkamah Konstitusi (MK) untu
POLITIK
JAKARTA Pakar hukum tata negara Denny Indrayana menyebut Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki kewenangan memeriksa persoalan syarat pendidikan
NASIONAL
DELI SERDANG Warga Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), digegerkan dengan penemuan mayat bayi baru lahir yang ditemukan dalam bu
PERISTIWA
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memperkuat pengawalan terhadap program strategis Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Pengawalan dilakukan
NASIONAL
SERANG Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan kebijakan ketenagakerjaan harus mampu menjaga perlindungan peke
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Suahasil Nazara melantik 14 pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan ekosistem Komite Stabilitas
EKONOMI
MEDAN Perum Bulog Wilayah Sumatera Utara menerima tambahan 4.434 ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dari Jawa Timur yang tiba di Pelabuhan
EKONOMI
LUBUK PAKAM Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polresta Deli Serdang menangkap tiga pria yang diduga terlibat pencurian sepeda motor di
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan menangkap seorang pria berinisial J (30) yang diduga membegal pengemudi ojek pangkalan di kawasan
HUKUM DAN KRIMINAL