BREAKING NEWS
Minggu, 23 Agustus 2026

"Sihir Politik" Jokowi

Redaksi - Sabtu, 22 Agustus 2026 21:34 WIB
"Sihir Politik" Jokowi
Momen akrab antara Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming di sela upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 RI, Istana Merdeka, Senin (17/8/2026). (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Jokowi berhasil menjadikan kesederhanaan sebagai kapital komunikasi politik.

Kemeja putih, sepatu olahraga, percakapan pendek, atau berhenti di pinggir jalan tampak sebagai tindakan biasa.

Justru karena terlihat biasa, tindakan tersebut memperoleh kekuatan simbolik. Banyak politisi kemudian menggunakan pendekatan serupa.

Namun, gaya dapat ditiru. Penerimaan publik tidak otomatis ikut berpindah.

Itulah salah satu penjelasan mengapa kunjungan Jokowi setelah tidak lagi menjadi presiden tetap dapat menghasilkan gema politik.

Yang bekerja bukan hanya peristiwa hari itu, melainkan simbol yang terbentuk selama bertahun-tahun.

Sepuluh tahun merupakan waktu panjang untuk membentuk ingatan politik.

Selama dua periode pemerintahan, masyarakat menyaksikan berbagai kebijakan yang identik dengan era Jokowi: pembangunan jalan tol dan bendungan, bantuan sosial, sertifikasi tanah, pembangunan desa, hilirisasi, kereta cepat, hingga pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Penilaian terhadap warisan tersebut tentu tidak tunggal. Sebagian masyarakat melihat percepatan pembangunan infrastruktur dan keberanian mengambil keputusan.

Sebagian lainnya mengkritik kualitas demokrasi, prioritas pembangunan, pelemahan institusi, ataupun sejumlah kontroversi politik pada penghujung pemerintahannya.

Perbedaan penilaian itu wajar dalam demokrasi. Namun, pujian maupun kritik menghasilkan satu konsekuensi yang sama: Jokowi tertanam kuat dalam memori politik publik.

Familiaritas merupakan modal penting dalam demokrasi elektoral.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KPK: Jalur Mandiri PTN Berpotensi Jadi Ladang Korupsi
335 Perusahaan Punya Konsesi di Kawasan Karhutla Sumatra-Kalimantan, Menteri LH: Bisa Dipidana
Pemerintah Kaji Ulang DTSEN, Desil 10 Ternyata Banyak Diisi Masyarakat Kelas Menengah
Qresto Mulai Diterapkan di Medan, 46 Restoran Sudah Gabung Sistem Split Payment Pajak
Harumkan Nama Sumut, Dua Pelajar Toba Pulang Usai Tuntaskan Tugas Paskibraka Nasional 2026
Prabowo Yakin Karhutla Segera Terkendali: Tahun-Tahun Dulu Lebih Parah, Kita Atasi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
"Sihir Politik" Jokowi

"Sihir Politik" Jokowi

OlehFirdaus ArifinADA politisi yang kekuasaannya berakhir bersamaan dengan berakhirnya jabatan. Begitu kendaraan dinas dikembalikan, pengaw

OPINI