PKB Masih 'Kaji' Wacana Pansus Ijazah Gibran, Jazilul Fawaid: Masih Sebatas Wacana Saja
JAKARTA Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI masih mengkaji wacana pembentukan panitia khusus (pansus) untuk menindaklanjuti pole
NASIONAL
Untuk 100 ekor domba/kambing, maka kebutuhan pakannya adalah sekitar 300 kg per hari. Dengan HPP Rp2.000/kg, maka biaya pakan per bulan adalah Rp15,6 juta. Padahal, jika membeli konsentrat pabrikan di harga Rp7.000/kg, maka biayanya Rp54,6 juta.
Selisihnya bisa Rp39 juta.
Jika dipotong biaya tenaga dan operasional, penghematan bersih kelompok peternak bisa jadi di Rp20 juta per bulan. Angka ini bisa menjadi modal untuk ekspansi di kandang.
Lebih dari Pakan: Ini Soal Ketahanan dan Ibadah
Menganggap Bank Pakan Ternak hanya sebagai solusi teknis belaka adalah cara berpikir yang terlalu sempit. Dampaknya jauh lebih luas. Dari sisi lingkungan, ini adalah ekonomi sirkular yang nyata.
Setiap 1 ton sampah organik yang tidak ke TPA berarti mengurangi emisi gas metan. Setiap 1 ton produk industri yang didaur ulang menjadi pakan ternak berarti menghemat sumber daya alam untuk membuat pakan ternak baru. Dari sisi ekonomi rakyat, ini adalah cara menurunkan biaya pokok produksi. Dengan biaya pakan turun 40–50%, maka harga jual domba bisa lebih kompetitif. Peternak kecil tidak akan tergilas oleh peternak besar yang punya akses kepada bahan pakan murah. Dari sisi ketahanan pangan, ini adalah jalan menuju swasembada daging kambing dan domba. Kebutuhan hewan kurban dan hewan akikah di masa-masa yang akan datang bisa terpenuhi.
Jika volume pakan terjamin, maka populasi ternak domba kambing lokal bisa ditingkatkan. Bank Pakan juga bisa menjadi instrumen filantropi. BAZNAS atau CSR perusahaan bisa menyalurkan "zakat pakan" kepada peternak mustahik. Mereka diberi pakan gratis selama 3 bulan untuk menggemukkan hewan kurban. Ini mengintegrasikan ibadah, ekonomi, dan lingkungan dalam satu sistem.
Tiga PR Besar yang Harus Dikerjakan
Agar ide ini tidak berhenti di atas kertas, ada tiga pekerjaan rumah.
Pertama, soal regulasi dan logistik.
Pemerintah daerah harus berani memfasilitasi hubungan kemitraan antara Koperasi Peternak dengan Asosiasi Hotel, Asosiasi Resto, Pasar Induk, dan Pabrik Makanan. Perlu ada regulasi yang mempermudah klasifikasi "sampah organik untuk pakan ternak" agar tidak ada yang terjebak dalam birokrasi limbah B3. Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Peternakan harus duduk satu meja.
Kedua, soal teknologi dan pendampingan.
JAKARTA Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI masih mengkaji wacana pembentukan panitia khusus (pansus) untuk menindaklanjuti pole
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNP
NASIONAL
JAKARTA Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menanggapi wacana pembentukan panitia khusus (pansus) DPR untuk meninda
NASIONAL
JAKARTA Seorang pelajar berusia 15 tahun meninggal dunia setelah mengalami luka bacok dalam tawuran antarkelompok remaja di Jalan Raya Kel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nama Laksamana Madya TNI Hersan menjadi salah satu figur yang diperbincangkan dalam bursa calon Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal).
NASIONAL
SURAKARTA PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih lima penghargaan dalam ajang The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026. Capaian terse
NASIONAL
SURAKARTA Kontingen Indonesia resmi dikukuhkan dan dilepas untuk mengikuti Asian Para Games AichiNagoya 2026 di Jepang. Sebanyak 103 atle
OLAHRAGA
KOTA TANGERANG Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang memusnahkan barang bukti dari 210 perkara tindak pidana umum dan khusus pada Selas
HUKUM DAN KRIMINAL
JATINANGOR Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengukuhkan Prof. Yudi Azis sebagai Rektor Universitas Koperasi Indonesia (IKOPIN University)
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Prakiraan cuaca Aceh pada Rabu, 14 Oktober 2026, didominasi hujan ringan di sebagian besar kabupaten dan kota. Sementara itu, P
NASIONAL