Kirimkan Hak Jawab, Ini Penjelasan Kepala SPPG Medan Tembung 3
MEDAN Setelah delapan hari terakhir viral, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3, akhirnya mengirimkan Surat Hak Jawab
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh:Agus Santoso
HARGA konsentrat pakan ternak di pasaran menembus Rp8.500 per kilogram. Peternak domba kambing mengeluh. Untuk satu ekor domba penggemukan, dibutuhkan 1,5 kg konsentrat per hari. Artinya, biaya pakan sudah mencapai Rp12.750 per ekor per hari. Dengan harga jual domba yang saat ini masih stagnan, maka BEP kandang bisa mundur tiga bulan. Di waktu yang sama, di ujung kota lain, ada truk-truk sampah mengantre di Tempat Pembuangan Akhir. Isinya? Sampah sisa makanan.
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional mencatat, potensi timbulan sampah makanan di Indonesia mencapai 23,5 juta ton per tahun. Kementerian Lingkungan Hidup menyebut 41,4% sampah di TPA adalah sampah organik sisa makanan. Kita sedang hidup dalam dua krisis yang bertabrakan: kenaikan harga pakan ternak di satu sisi dan krisis sampah di sisi lain. Pertanyaannya sederhana: kenapa kita tidak mempertemukan keduanya?Baca Juga:
Jawabannya ada pada satu kalimat: Bank Pakan Ternak berbasis ekonomi sirkular.
Tiga Gunung Emas yang Kita Kubur
Selama ini kita memperlakukan sampah makanan sebagai beban. Padahal, jika dilihat dari kacamata nutrisi ternak, sampah makanan itu adalah bahan baku. Ada tiga gunung besar yang selama ini kita abaikan.
Pertama, Industrial Food Waste.
Ini adalah produk industri makanan dan minuman kemasan pabrikan yang harus ditarik dari pasar karena sudah mendekati tanggal kedaluwarsa. Biskuit, sereal, mi instan, susu bubuk, minuman sachet. Secara hukum, barang ini wajib dimusnahkan ketika mendekati tanggal kedaluwarsanya agar tidak beredar di masyarakat dan membahayakan kesehatan konsumen.
Namun, dari sisi gizi, kandungannya masih sangat baik. Karbohidrat, lemak, bahkan proteinnya masih utuh. Volumenya juga tidak main-main. Asosiasi Industri Makanan dan Minuman memperkirakan, setiap pabrikan besar bisa menarik 5–20 ton produk per bulannya. Membuangnya ke TPA adalah pemborosan dua kali. Produsen kehilangan nilai ekonomi. Negara menanggung biaya pengelolaan sampah dan emisi gas metan.
Lebih parah, jika produk makanan dan minuman kedaluwarsa ini "bocor" ke pasar ilegal dan dikonsumsi manusia, potensi risikonya terhadap kesehatan publik sangat besar.
Kedua, Sampah Organik Perkotaan.
Ini adalah sisa nasi, sayur, lauk dari restoran, hotel, kantin MBG, pasar, dan rumah tangga. Karakteristiknya: kadar air tinggi, cepat busuk, berbau menyengat, dan menjadi sarang vektor penyakit. Tapi, teknologi untuk mengolah sampah makanan sebetulnya sudah ada dan relatif murah: magot BSF (Black Soldier Fly). Hanya dalam 14 hari, volume 1 ton sampah organik bisa dikonversi menjadi 150 kg magot basah dan 300 kg kasgot. Setelah magot dikeringkan, magot bisa diolah menjadi tepung magot dengan kandungan protein 40–45% dan lemak 30%. Bagi dunia peternakan, ini adalah "tepung ikan" versi serangga. Selama ini kita mengimpor tepung ikan dengan harga mahal. Padahal, kita bisa memproduksi tepung magot dari sampah makanan.Untuk ruminansia seperti domba dan kambing, tepung magot bisa menjadi sumber protein bypass yang sangat baik dalam campuran complete feed.
MEDAN Setelah delapan hari terakhir viral, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3, akhirnya mengirimkan Surat Hak Jawab
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tim PSSI dikabarkan tengah memproses naturalisasi Demiane Agustien, pemain muda yang saat ini terdaftar di Arsenal U21. Pemain
OLAHRAGA
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) BCA 2026 dapat menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMK
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat Badan Nasional Penanggulangan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggu
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Aksi demonstrasi mahasiswa yang mengatasnamakan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kota Binjai di Kantor Wa
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah berencana membagikan ponsel gratis yang dilengkapi rekening digital untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat di lingkungan Badan Nasion
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Tamsil Linrung menerima audiensi Denny Indrayana, Refly Harun, dan sejumlah perwaki
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menggelar ekspose atau gelar perkara terkait operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan
HUKUM DAN KRIMINAL