Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Oleh: Denny JA
ADA saat ketika seseorang tidak kehilangan suaranya, tetapi kehilangan tempat dari mana suara itu dipercaya.
Perubahan beberapa meter dapat terasa seperti perjalanan sangat jauh.
Baca Juga:
Itulah drama seorang pengkritik ketika memasuki Istana. Pintu yang terbuka baginya mungkin sama, tetapi bagi sebagian pengikutnya, lanskap moral mendadak berubah.
Rocky Gerung kini berdiri di persimpangan itu. Bukan kecerdasannya yang terutama sedang diuji. Bukan pula hak politiknya. Yang dipersoalkan adalah kepercayaan.
Kepercayaan tumbuh ketika perkataan menemukan rumahnya dalam tindakan.
Ketika keduanya terlihat berpisah, publik bertanya: apa yang berubah pada orang yang dahulu mereka dengarkan?
Selama bertahun-tahun, Rocky memperoleh tempat istimewa dalam percakapan publik. Ia bukan sekadar komentator politik.
Ia menjadi simbol keberanian mempertanyakan kekuasaan.
Bahasanya tajam. Metafornya menggigit. Ia mampu mengubah filsafat rumit menjadi percakapan warung kopi, lalu membuat percakapan warung kopi terasa filosofis.
Bagi sebagian civil society, Rocky menjadi suara yang mengatakan apa yang mereka sendiri ingin katakan ketika berhadapan dengan kekuasaan yang dianggap terlalu dominan.
Lalu, pada 2 Oktober 2026, Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.