Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
The Treason of the Intellectuals, Julien Benda. Buku klasik ini pertama kali terbit pada 1927 dan kemudian hadir dalam berbagai edisi serta terjemahan baru.
Benda memperingatkan bahaya ketika kaum intelektual meninggalkan nilai universal demi gairah politik, kepentingan kelompok, nasionalisme, ataupun kedekatan dengan kekuasaan.
Benda tidak meminta intelektual steril dari politik. Persoalan muncul ketika kebenaran mulai disesuaikan dengan kepentingan politik yang sedang ingin dibela.
Buku ini relevan bagi Rocky sekaligus para pengkritiknya. Loyalitas kepada oposisi dapat membutakan intelektual, sama seperti loyalitas kepada pemerintah dapat membutakannya.
Ukuran akhirnya bukan posisi politik seseorang. Ukurannya adalah keberanian menerapkan standar kebenaran yang sama kepada kawan, lawan, oposisi, ataupun penguasa yang memberinya jabatan.
Representations of the Intellectual, Edward W. Said. Buku berdasarkan Reith Lectures 1993 ini menggambarkan intelektual sebagai sosok yang mempertahankan keberanian berbicara kepada kekuasaan.
Bagi Said, intelektual harus memelihara skeptisisme terhadap ortodoksi, privilese, nasionalisme, bahkan terhadap institusi yang menyediakan kenyamanan bagi kehidupan profesionalnya sendiri.
Namun Said tidak menawarkan romantisme sederhana tentang intelektual yang harus selamanya menyendiri. Tantangannya justru mempertahankan jarak kritis sambil tetap terlibat dalam persoalan dunia.
Dari Said kita memperoleh ukuran penting bagi Rocky. Yang perlu ditanyakan adalah kepada siapa keberanian intelektualnya diarahkan ketika risiko pribadi meningkat, bukan di mana kursinya berada.
Berbicara keras ketika berada di luar kekuasaan relatif mudah. Ujian lebih berat datang ketika kebenaran harus disampaikan kepada orang yang menentukan kedudukan kita sendiri.
Ada alasan personal mengapa perdebatan seperti ini terasa penting. Dalam perjalanan panjang berjumpa dunia gagasan dan dunia kekuasaan, keduanya selalu mempunyai godaan berbeda.
Dunia gagasan menggoda seseorang merasa paling benar. Dunia kekuasaan menggoda seseorang merasa paling penting. Keduanya dapat mengubah manusia tanpa disadarinya sendiri.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.