BREAKING NEWS
Kamis, 08 Oktober 2026

Catatan tentang Arah Bangsa yang Teralih

Redaksi - Kamis, 08 Oktober 2026 09:26 WIB
Catatan tentang Arah Bangsa yang Teralih
Dr. Rido Hermawan, M.Sc. seorang purnawiran Mayor Jenderal TNI yang mengampu Pengajar Kewaspdaan Naional periode 2019-2024. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Di tengah badai yang menanti, bukan warna layar yang menyelamatkan kita. Tetapi arah, kekuatan, dan kesatuan awak kapal.

Kita perlu berhenti bertanya "siapa yang salah?" dan mulai bertanya "apa yang penting?" Kita perluberhenti menjadi penonton, dan mulai membangun.

Mari kita berhenti menjadi penonton. Mari kita mulai membangun.

Karena masa depan tidak datang kepada mereka yang menunggu, tetapi kepada mereka yang menyiapkannya.

Yang penting bukanlah siapa yang paling ramai hari ini. Yang penting adalah siapa yang siap menghadapi esok. Dan esok tidak menunggu siapa pun.* (ad)


*) Penulis adalah seorang purnawiran Mayor Jenderal TNI yang mengampu Pengajar Kewaspdaan Naional periode 2019-2024 dan Deputi Pemantapan Nilai Kebangsaan periode 2024-2026 yang pada saat ini menjalani kegiatan sebagai Dosen manajemen, komisaris di perusahaan swasta dan aktif sebagai pembina beberapa organisasi non pemerintah.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
BERLAYAR Hadir di Desa Perkotaan, Warga Batu Bara Bisa Urus Dokumen hingga Cek Kesehatan
Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian Dorong Kuala Tanjung Jadi Penggerak Ekonomi Sumut
BSSN Kukuhkan TTIS Asahan, Pemkab Perkuat Keamanan Sistem Digital Pemerintahan
Pilkades Serentak Asahan Digelar di 43 Desa, Bupati Taufik: Layani Warga Tanpa Membeda-bedakan
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Dukung Jaksa Sahabat Pendidik, Sekolah Dapat Pendampingan Hukum
Warga Tanjungbalai Bisa Dapat Beras dan Minyak Murah, Cek Jadwal Pasar Murah di 3 Kecamatan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Badut-badut Demokrasi

Badut-badut Demokrasi

OlehFirdaus ArifinBAYANGKAN seorang badut memasuki panggung. Sepatunya terlalu besar. Ia tersandung, lalu membesarkan geraknya untuk mengun

OPINI