17 OTT Digelar Sepanjang 2026, KPK Sebut Kasus Bea Cukai dan Wamen Imipas Paling Menonjol
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat telah melakukan 17 operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang periode Januari hingga Jul
HUKUM DAN KRIMINAL
BITVONLINE.COM -Dalam sebuah terobosan ilmiah yang menggetarkan dunia botani, tanaman pakis kecil dari Kaledonia Baru, Tmesipteris oblanceolata, telah mengklaim gelar baru sebagai pemegang rekor genom terbesar yang pernah tercatat. Penemuan ini tidak hanya memecahkanr rekor sebelumnya, tetapi juga memberikan pandangan yang mendalam tentang kompleksitas dan keanekaragaman alam.
Dalam sebuah penelitian yang baru-baru ini dipublikasikan di jurnal iScience, tim peneliti dari Royal Botanic Gardens, Kew, dan Institut Botànic de Barcelona mengungkapkan bahwa T. oblanceolata memiliki DNA yang mencapai panjang luar biasa, melebihi 100 meter. Angka ini mengejutkan karena melampaui spesies lain, termasuk tanaman berbunga terkenal seperti Paris japonica.
Dr. Jaume Pellicer dan Dr. Oriane Hidalgo, peneliti utama di balik penemuan ini, melakukan perjalanan yang mengesankan ke Kaledonia Baru untuk mengumpulkan sampel Tmesipteris. Mereka mengisolasi inti dari ribuan sel tanaman ini dan melakukan analisis mendalam untuk mengukur ukuran genomnya. Hasilnya, genom T. oblanceolata ditemukan memiliki ukuran 160,45 gigabase pair (Gbp), mengalahkan P. japonica dengan selisih 7%.
Prestasi ini bukan hanya pencapaian akademis semata, tetapi juga menggarisbawahi betapa pentingnya menjaga keanekaragaman hayati global. Tanaman seperti Tmesipteris oblanceolata memberikan bukti nyata akan evolusi dan adaptasi yang luar biasa dalam jangka waktu yang panjang, lebih dari 350 juta tahun yang lalu. Mereka merupakan saksi hidup dari zaman di mana dinosaurus memerintah bumi.
Namun, memiliki genom sedemikian besar juga membawa tantangan tersendiri bagi tanaman ini. Spesies dengan DNA yang besar cenderung tumbuh lambat dan membutuhkan lebih banyak nutrisi untuk mendukung proses fotosintesis yang efisien. Hal ini menempatkan mereka dalam risiko yang lebih besar terhadap perubahan iklim dan kehilangan habitat.
Dr. Ilia Leitch dari Royal Botanic Gardens, Kew, yang juga merupakan pemimpin riset senior dalam proyek ini, menekankan pentingnya menghargai nilai intrinsik tanaman dalam menjaga keanekaragaman hayati global. Dia menyoroti bahwa keberadaan genom besar seperti milik Tmesipteris oblanceolata adalah pengingat akan keragaman yang mempesona dan kompleksitas alam yang perlu dijaga dengan cermat.
Sebagai bagian dari upaya global untuk memahami dan melindungi spesies ini, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap rahasia genetik tanaman ini dan potensi pemanfaatannya untuk kebaikan manusia. Dengan demikian, penemuan genom terbesar ini tidak hanya merayakan prestasi ilmiah, tetapi juga menantang kita untuk menjaga kehidupan tanaman yang semakin terancam di planet kita.
(N/014)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat telah melakukan 17 operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang periode Januari hingga Jul
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tahun 2026 mengalami penyesuaian. Dari se
NASIONAL
JAKARTA Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat akan meluncurkan motor listrik nasional sebagai bagian dari upaya pemerintah memperk
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah mengalokasikan tambahan anggaran sebesar Rp21,16 triliun kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mempercepat reh
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengerahkan alat berat, personel, ambulans, serta tenaga kesehatan untuk mempercepat proses evakuasi
PERISTIWA
MEDAN Ketua Tim Penggerak PKK Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas, menegaskan pentingnya peran orang tua dan pengasuh dalam membentuk karakt
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Pemerintah Provinsi Aceh mulai mempercepat pelaksanaan program pemulihan pascabencana melalui pemanfaatan tambahan Transfer k
PEMERINTAHAN
Oleh Yakub F. IsmailPAJAK merupakan salah satu instrumen yang selama ini dinilai paling vital dalam mendorong pemasukan negara.Pajak bahkan
OPINI
MEDAN Putusan terhadap anak berinisial AL (12), terdakwa kasus pembunuhan terhadap ibu kandungnya di Kecamatan Medan Sunggal, telah berk
HUKUM DAN KRIMINAL