Mengapa TNI dan Polri Dilibatkan di Program MBG? Ini Penjelasan Kepala BGN
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pelibatan TNI dan Polri dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MB
NASIONAL
BITVONLINE.COM -Dalam upaya untuk mengatasi masalah rayap yang merugikan, ilmuwan dari UC Riverside telah mengembangkan sebuah inovasi terbaru yang tidak hanya efektif dalam membasmi serangga tersebut, tetapi juga ramah lingkungan. Penemuan ini, yang diterbitkan dalam Journal of Economic Entomology, menyoroti penggunaan Jebakan berbasis kayu yang mengandung senyawa pinene yang disuntikkan dengan insektisida.
Rayap, sebagai serangga pemakan kayu, telah lama menjadi ancaman serius bagi bangunan, perabotan, dan bahan-bahan kayu lainnya. Metode tradisional untuk membasmi rayap sering kali melibatkan penggunaan bahan kimia yang berpotensi merugikan lingkungan dan kesehatan manusia, seperti pengasapan dengan sulfuril fluorida.
“Dengan menggunakan jebakan kayu yang mengandung pinene, kami berhasil menarik dan membunuh lebih dari 95% populasi rayap yang diuji coba, dibandingkan dengan sekitar 70% jika hanya menggunakan insektisida saja,” ungkap Dong-Hwan Choe, seorang ahli entomologi dari UC Riverside.
Metode ini berdasarkan pada fakta bahwa rayap tertarik dengan aroma pinene yang dipancarkan oleh kayu yang dijadikan jebakan. Begitu rayap mendatangi kayu tersebut dan mengonsumsinya, insektisida yang terkandung dalam jebakan akan bertindak secara efektif. Hal ini menjadikan proses pembasmian lebih terlokalisasi, murah, dan lebih sedikit menggunakan bahan kimia, dibandingkan dengan metode konvensional seperti pengasapan.
“Sistem ini juga dapat memberikan perlindungan jangka panjang terhadap serangan rayap, karena kayu yang diobati akan tetap terlindungi setelah perlakuan awal,” tambah Choe.
Meskipun demikian, penelitian ini juga menghadapi beberapa tantangan, terutama karena rayap cenderung hidup di tempat-tempat tersembunyi dan sulit dijangkau. Pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan bahwa metode ini dapat diterapkan secara efektif dalam berbagai kondisi lingkungan.
Dengan diperkenalkannya metode ini, diharapkan akan ada pergeseran positif dalam cara kita memandang dan mengatasi masalah rayap, menjadikan lingkungan lebih aman sambil tetap efektif dalam melindungi aset berharga dari kerusakan yang disebabkan oleh serangga ini.
(N/014)
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pelibatan TNI dan Polri dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MB
NASIONAL
SURABAYA Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menetapkan mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dewan Pers menyesalkan dugaan tindak pidana pemerasan yang dilakukan oleh dua pria yang mengaku berprofesi sebagai wartawan di Kot
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN PT PLN (Persero) UP3 Medan akan melakukan pemeliharaan jaringan listrik di wilayah kerja ULP Medan Baru pada Kamis, 23 Juli 2026.
PERISTIWA
MEDAN Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum (AMPH) Sumatera Utara menggelar aksi penyampaian aspirasi di Medan pada 14 Juli 2026. Dalam aksi te
NASIONAL
JAKARTA Kantor Hukum Sirait & Co Law Office mendampingi insan pers, Rahmat Mauliady, mengajukan pengaduan dugaan pelanggaran Kode Etik A
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI) mendapat kehormatan dengan bergabungnya sejumlah tokoh nasiona
NASIONAL
BANYUWANGI Kepala Badan Komunikasi Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari mengungkapkan besarnya penguasaan lahan perkebunan kela
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim gabungan memastikan ledakan yang menghancurkan sebuah rumah mewah di Kompleks Grand Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, diseb
PERISTIWA
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dapat dihentikan karena merupakan
NASIONAL