DPC PSI Binjai Selatan Hadiri Salat Iduladha Bersama Gubernur Sumut di Lapangan Merdeka Binjai
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
TAPANULI TENGAH – Di tengah deretan pulau-pulau eksotis Indonesia, Pulau Mursala di Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi salah satu destinasi yang tak boleh dilewatkan.
Terkenal akan air terjun uniknya dan kisah-kisah legenda yang mengelilinginya, pulau ini menyimpan keajaiban alam, sejarah, dan budaya yang menyatu dalam satu lanskap menakjubkan.
Terletak di lepas pantai Sibolga, Pulau Mursala merupakan pulau terbesar di wilayah tersebut.
Kombinasi antara pasir putih, laut biru kehijauan, serta formasi tebing granit alami menjadi daya pikat utama.
Namun keunikan sejatinya bukan hanya visual semata.
1. Air Terjun Langka yang Langsung Mengalir ke Laut
Pulau Mursala dikenal luas karena memiliki air terjun langka yang langsung jatuh ke laut.
Air Terjun Mursala setinggi 35 meter mengalir dari tebing batuan granit merah langsung ke perairan Samudra Hindia.
Fenomena ini sangat jarang ditemukan, di Indonesia, hanya ada dua lokasi dengan karakteristik serupa.
Air terjun ini bukan hanya objek wisata favorit, tetapi juga menyimpan cerita mistis.
Konon, sumber air tawarnya memiliki kaitan dengan Danau Toba, memperkaya narasi lokal yang menambah daya tarik spiritual kawasan ini.
2. Jadi Inspirasi Lokasi Film "King Kong"
Nama Mursala sempat menjadi sorotan internasional pada 2005 setelah film "King Kong" versi Peter Jackson dirilis.
Dalam film tersebut, lokasi fiksi Skull Island disebut-sebut berada di lepas pantai Sumatra.
Meskipun pengambilan gambar dilakukan di Selandia Baru, banyak yang percaya bahwa lanskap dramatis Mursala menjadi inspirasi visual bagi pulau fiksi tersebut.
Narasi ini mungkin bukan fakta sejarah, namun tetap menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan yang penasaran dengan "pulau King Kong" versi nyata.
3. Legenda Putri Runduk dan Pulau-Pulau Ajaib
Masyarakat setempat mengenal legenda Putri Runduk, seorang ratu cantik dari Barus yang menghindari pinangan raja dan melarikan diri ke Mursala.
Dalam pelariannya, barang-barang yang terjatuh darinya diyakini berubah menjadi pulau-pulau kecil di sekitar Mursala,mulai dari Pulau Situngkus (nasi bungkus), Pulau Tarika (setrika), hingga Pulau Talam (talam).
Legenda ini memberikan kedalaman budaya dan nilai sejarah lokal, menjadikan pulau-pulau tersebut bukan hanya titik geografis, tetapi juga fragmen cerita rakyat yang masih hidup hingga kini.
4. Habitat Pohon Langka yang Pernah Dikira Punah
Di balik keindahan lanskapnya, Pulau Mursala juga menyimpan kekayaan hayati luar biasa.
Salah satunya adalah Dipterocarpus cinereus, pohon endemik langka yang pernah dinyatakan punah oleh IUCN pada 1998.
Namun, pada 2013, spesies ini ditemukan kembali tumbuh alami di hutan Mursala.
Penemuan ini menjadikan pulau ini situs penting bagi konservasi global, meskipun kini keberadaan spesies tersebut terus menghadapi ancaman dari pembalakan liar dan degradasi habitat.
5. Blue Spot dan Dunia Bawah Laut yang Memukau
Bagi pecinta diving dan snorkeling, "Blue Spot" di sekitar Mursala adalah surga bawah laut yang memikat.
Air yang jernih dengan dasar pasir putih menciptakan efek visual menyerupai kolam kaca alami.
Terumbu karang yang masih terjaga menjadi rumah bagi ikan badut, butterfly fish, hingga barakuda.
Potensi bahari ini masih relatif alami dan belum tereksploitasi secara masif, menjadikan Mursala sebagai salah satu lokasi diving paling autentik dan alami di Sumatra.
Dengan keindahan alam yang memukau, kekayaan biodiversitas, dan cerita rakyat yang kuat, Pulau Mursala bukan hanya layak dikunjungi, tetapi juga layak dilestarikan.
Destinasi ini adalah contoh sempurna bagaimana pariwisata, budaya, dan konservasi bisa berjalan berdampingan.
Bagi kamu yang mencari petualangan dengan makna, Pulau Mursala bisa jadi destinasi berikutnya.
Namun ingat, keindahan seperti ini hanya bisa tetap dinikmati jika dijaga dengan bijak.
Akses ke Pulau Mursala:
- Naik perahu dari Pelabuhan Sibolga (± 1 jam perjalanan)
- Waktu terbaik berkunjung: April – Oktober (musim kemarau)*
(it/a008)
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Raya Baitur
NASIONAL
JOKOWI Sekretaris Jenderal Relawan Pro Jokowi (Projo), Freddy Damanik, menyatakan bahwa kegiatan Joko Widodo berkeliling ke sejumlah daera
POLITIK
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa Masjid Istiqlal, Jakarta, menerima sejumlah hewan kurban dari masyarakat nonMus
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam forum Dewan Keamanan Perserikatan BangsaBangsa (PBB) menilai situasi di Palestina, khususnya
NASIONAL
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution merespons desakan pemberian kompensasi kepada warga yang terdampak pemadaman listrik total
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan dua
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terus berada dalam tekanan dan semakin mendekati angka keramat versi warganet di kisaran Rp17.845 per dolar
EKONOMI
MEDAN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026. Ajang fes
SENI DAN BUDAYA
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan masyarakat di Lapang
PEMERINTAHAN