Pemprov Sumut Dukung Sensus Ekonomi 2026, Targetkan Data Akurat untuk Perencanaan Pembangunan
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Hasil sen
EKONOMI
JAKARTA- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menggandeng sejumlah kementerian untuk membuka “Ruang Merah Putih” di desa-desa sebagai upaya meningkatkan kreativitas dan literasi digital bagi perempuan dan anak-anak. Inisiatif ini bertujuan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi perempuan dan anak dalam menghadapi potensi bahaya di media sosial, yang belakangan ini semakin banyak menjadi korban kejahatan dunia maya.
Menteri PPPA, Arifah Choiri Fauzi, dalam keterangannya pada Senin (18/11) di Jakarta Pusat, menjelaskan bahwa konsep ruang Merah Putih terinspirasi dari gagasan Presiden Prabowo Subianto dan bertujuan memberikan ruang aman bagi perempuan dan anak untuk belajar dan berkembang di tengah kemajuan teknologi yang kerap membawa dampak negatif. Menurut Arifah, banyak perempuan dan anak yang menjadi korban kejahatan dunia maya, seperti penipuan daring dan kekerasan berbasis gender, yang memicu perlunya pembentukan ruang ini.
“Kita tahu bahwa media sosial saat ini bukan hanya berbahaya secara umum, tetapi khususnya untuk perempuan dan anak-anak. Ini menjadi keprihatinan kita bersama, karena banyaknya kasus yang kami tangani, yang sebagian besar berawal dari penyalahgunaan media sosial,” kata Arifah, Senin (18/11), saat jumpa pers di kantor Kominfo Jakarta.
Ruang Merah Putih akan dihadirkan di setiap desa di Indonesia, dengan rencana peluncuran pertama pada 22 Desember 2024, bertepatan dengan peringatan Hari Ibu, di Tangerang. Lokasi start dan finish di Komplek MPR RI di Jakarta dipilih sebagai simbol pentingnya pendidikan hukum dan perlindungan bagi perempuan dan anak, serta kolaborasi lintas kementerian untuk menciptakan perubahan positif.
“Ruang Merah Putih ini akan menjadi ruang bersama untuk mendekatkan pemerintah kepada masyarakat desa, khususnya anak-anak dan perempuan. Selain memberikan pelatihan tentang literasi digital, kami juga menawarkan berbagai solusi seperti pengenalan permainan tradisional yang memiliki nilai-nilai edukasi,” lanjut Arifah.
Arifah menambahkan bahwa permainan tradisional seperti congklak dan bola bekel akan dikenalkan sebagai alternatif kegiatan untuk anak-anak, di luar penggunaan gadget dan media sosial. Permainan ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga mengajarkan kolaborasi, sportifitas, dan nilai-nilai Pancasila.
Sebagai bagian dari program Ruang Merah Putih, kreativitas anak-anak akan dipupuk dengan melibatkan mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi atau magang. Mereka akan bertindak sebagai pemateri atau fasilitator dalam berbagai kegiatan kreatif, seperti tari, menulis, menggambar, dan seni pertunjukan.
“Para mahasiswa akan memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak di desa dalam bidang-bidang yang mereka minati, seperti seni dan sastra. Kami berharap waktu yang dimiliki anak-anak tidak habis hanya untuk bermain gadget, tetapi juga dapat mengembangkan bakat dan kreativitas mereka,” ujar Arifah.
Selain untuk anak-anak, Ruang Merah Putih juga akan memberikan pelatihan literasi digital untuk perempuan di desa. Hal ini penting mengingat banyak perempuan yang menjadi korban praktik ilegal di dunia maya, seperti penipuan online dan eksploitasi seksual. Program ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada perempuan mengenai cara menggunakan media sosial secara aman dan efektif.
“Saat ini, banyak perempuan menjadi korban penipuan finansial maupun kejahatan siber seperti pornografi online. Kami ingin memperkuat literasi digital bagi perempuan agar mereka lebih cerdas dalam memanfaatkan teknologi tanpa menjadi korban,” kata Arifah.
Menkominfo Meutya Hafid juga menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan bahwa literasi digital adalah salah satu langkah penting dalam memberdayakan perempuan di era digital. Menurut Meutya, banyak perempuan yang menjadi korban kejahatan dunia maya, baik dalam bentuk penipuan maupun eksploitasi seksual.
“Penguatan literasi digital sedang kami gencarkan. Kami melibatkan perempuan dalam pelatihan agar mereka lebih mampu memanfaatkan teknologi dengan bijak. Penipuan transaksi keuangan dan pornografi online memang menjadi masalah besar, dan sayangnya, korban terbanyak adalah perempuan,” ujar Meutya.
Dengan adanya Ruang Merah Putih, Kementerian PPPA berharap dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pemberdayaan perempuan dan anak, serta memperkuat budaya literasi digital di tingkat desa. Program ini tidak hanya memberikan solusi terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh media sosial, tetapi juga membuka peluang bagi perempuan dan anak-anak untuk mengembangkan potensi diri mereka dalam berbagai bidang.
“Melalui program ini, kami ingin menciptakan ruang aman dan mendukung generasi muda untuk tumbuh dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman, tanpa harus terjebak dalam dampak negatif media sosial,” tutup Arifah.
(JOHANSIRAIT)
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Hasil sen
EKONOMI
MEDAN Istri Wakil Wali Kota Medan, Ny. Martinijal Zakiyuddin Harahap, menekankan pentingnya menjadikan bulan suci Ramadan sebagai moment
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meninjau Posko Tunjangan Hari Raya (THR) dan
EKONOMI
BANDUNG Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, meninjau program MagangHub di PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Kamis (5/3/2026), dan menegask
EKONOMI
PIDIE JAYA Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, dan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf,
PEMERINTAHAN
NIAS SELATAN Pelayanan kesehatan di Puskesmas Susua, Kabupaten Nias Selatan, menjadi sorotan setelah sejumlah kajian pelayanan kesehatan
KESEHATAN
BATU BARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menerima audiensi jajaran PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) di Ruang Kerj
PEMERINTAHAN
TAPSEL Dugaan penggelapan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dan pungutan liar (pungli) Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Parsala
HUKUM DAN KRIMINAL
GIANYAR Jajaran Polres Gianyar menggelar kegiatan Jumat Curhat/Orti Krama Bali bersama tokoh agama Hindu di Puspa Aman, Jalan Raya Kabet
NASIONAL
GIANYAR Jajaran Polres Gianyar melaksanakan kegiatan yustisi atau sidak terhadap sejumlah tempat hiburan malam di Kabupaten Gianyar pada
HUKUM DAN KRIMINAL