BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

Dari Lompat Batu hingga Megalitikum, Nias Selatan Perjuangkan Desa Adat Bawomataluo Jadi Warisan Dunia UNESCO

Adelia Syafitri - Rabu, 06 Mei 2026 09:31 WIB
Dari Lompat Batu hingga Megalitikum, Nias Selatan Perjuangkan Desa Adat Bawomataluo Jadi Warisan Dunia UNESCO
Desa Adat Bawomataluo. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Pemerintah Kabupaten Nias Selatan meminta dukungan Kementerian Kebudayaan untuk memperkuat pelestarian sejumlah situs cagar budaya di wilayahnya, termasuk Desa Adat Bawomataluo yang telah masuk daftar sementara Warisan Dunia UNESCO sejak 2009.

Permintaan tersebut disampaikan Wakil Bupati Nias Selatan Yusuf Nache saat bertemu Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026.

Yusuf mengatakan, Bawomataluo membutuhkan pemeliharaan intensif serta pemugaran berkala untuk menjaga keberlanjutan struktur rumah adat yang sebagian besar berbahan kayu, termasuk omo nifolasara atau rumah adat besar.

Baca Juga:

Selain itu, Pemkab Nias Selatan juga meminta pendampingan teknis dalam penyusunan dokumen nominasi (dossier) agar Bawomataluo dapat ditingkatkan statusnya dari daftar sementara menjadi Warisan Dunia UNESCO.

"Kami berharap akan ada kolaborasi yang lebih konkret dengan Kementerian Kebudayaan, baik dalam pemugaran, pendampingan menuju pengakuan UNESCO, maupun penguatan edukasi dan regenerasi budaya di Nias Selatan," kata Yusuf.

Selain Bawomataluo, pemerintah daerah juga mengajukan perhatian terhadap Situs Cagar Budaya Hilisimaetano yang memiliki sekitar 50 rumah adat dan memerlukan pemugaran di beberapa titik serta penetapan zonasi kawasan untuk menjaga keaslian struktur tradisional.

Pemkab Nias Selatan turut menyoroti Situs Megalitikum Tundrumbaho yang berstatus cagar budaya tingkat kabupaten.

Situs tersebut dinilai memerlukan penguatan struktur agar tetap terjaga dari kerusakan.

Menanggapi hal itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan kementeriannya terbuka untuk memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah dalam upaya pelestarian warisan budaya.

Ia menyebut dukungan dapat diberikan melalui berbagai skema, termasuk pemanfaatan Dana IndonesiaRaya yang dapat diakses oleh komunitas budaya di daerah.

"Kementerian Kebudayaan mendukung berbagai upaya pelestarian warisan budaya daerah melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan terkait," ujar Fadli.

Bawomataluo sendiri dikenal sebagai desa adat Nias yang masih mempertahankan rumah tradisional dan tradisi lompat batu.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
NKRI dan 'Efisiensi'
Usai Audit Keuangan Daerah, Bupati Labusel Minta OPD Tindak Lanjuti Temuan BPK Secara Serius
Warga Sumut Mengeluh Kesulitan dan Ditolak Saat Berobat, Bobby Nasution Tegur BPJS Kesehatan
Sumut Kucurkan Dana Bagi Hasil Pajak Rokok Rp443 Miliar, Gubernur Bobby Ingatkan: Jangan Pendapatan Tinggi tapi Belanja Rendah
Wali Kota Rico Waas Gandeng Tzu Chi Renovasi 500 Rumah Tak Layak Huni di Medan
Pemko Medan Perkuat Tata Kelola Berbasis Data, BPS Diminta Jadi Warning System
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru