Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Hingga saat ini sebagian besar struktur asli bangunan masih tetap dipertahankan sehingga menjadikannya salah satu masjid bersejarah paling autentik di Medan.
4. Masjid Badiuzzaman
Masjid Badiuzzaman di Kecamatan Medan Sunggal memiliki sejarah yang berbeda dibandingkan masjid tua lainnya
. Masjid yang didirikan sekitar tahun 1885 oleh Datuk Badiuzzaman Surbakti ini dipercaya dibangun tanpa menggunakan semen.
Sebagai perekat bangunan, masyarakat pada masa itu memanfaatkan campuran kapur, pasir, dan putih telur, teknik konstruksi tradisional yang juga digunakan pada sejumlah bangunan kuno di Nusantara.
Meski telah berusia lebih dari 140 tahun, bangunan masjid masih berdiri kokoh.
Mimbar, tiang utama, dan beberapa bagian interior masih merupakan struktur asli peninggalan abad ke-19.
5. Masjid Jamik Kesawan
Masjid Jamik Kesawan menjadi salah satu saksi awal perkembangan Islam di pusat Kota Medan.
Masjid ini diperkirakan berdiri pada akhir abad ke-19 ketika kawasan Kesawan berkembang menjadi pusat perdagangan setelah hadirnya perkebunan tembakau Deli.
Sejak awal berdiri, masjid ini menjadi tempat ibadah para pedagang, ulama, dan masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut.
Walaupun telah beberapa kali mengalami renovasi, bangunan ini masih mempertahankan sejumlah elemen arsitektur lama yang mencerminkan perpaduan budaya Melayu dan kolonial.
Keberadaan lima masjid tua tersebut menunjukkan bahwa perkembangan Kota Medan tidak dapat dipisahkan dari sejarah penyebaran Islam dan kejayaan Kesultanan Deli.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.