BREAKING NEWS
Jumat, 14 Agustus 2026

Antisipasi Macet Medan-Berastagi, Pemkab Deli Serdang Siapkan 4 Jalur Alternatif

Adelia Syafitri - Rabu, 12 Agustus 2026 08:24 WIB
Antisipasi Macet Medan-Berastagi, Pemkab Deli Serdang Siapkan 4 Jalur Alternatif
Pemkab Deli Serdang siapkan jalur alternatif dan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan di jalur Medan-Berastagi. (foto : dok Pemkab Deli Serdang)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANGPemerintah Kabupaten Deli Serdang menyiapkan sejumlah jalur alternatif dan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan di ruas jalan Medan-Berastagi, khususnya kawasan Pancur Batu-Sibolangit.

Langkah tersebut disiapkan untuk menghadapi peningkatan volume kendaraan pada akhir pekan dan hari libur nasional.

Rencana itu dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan Dinas Perhubungan Kabupaten Deli Serdang, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Sumatera, Selasa, 11 Agustus 2026.

Baca Juga:

Rapat tersebut turut dihadiri Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo.

Kepala Dinas Perhubungan Deli Serdang, TM Yahya, mengatakan kawasan Jalan Jamin Ginting, Pancur Batu-Sibolangit, merupakan jalur utama yang menghubungkan Medan dengan Berastagi.

Ruas tersebut kerap mengalami peningkatan kepadatan lalu lintas pada waktu-waktu tertentu.

"Kepadatan yang rutin terjadi pada hari Sabtu, Minggu dan hari besar berdampak pada waktu perjalanan serta keselamatan lalu lintas," kata TM Yahya.

Untuk mengurangi beban kendaraan di jalur utama, Pemkab Deli Serdang menyiapkan sejumlah rute alternatif.

Salah satunya bagi kendaraan dari arah Medan menuju Berastagi melalui Simpang Kongsi/Hairos-Simpang Sungai Nangka-Simpang Gereja Katolik-Simpang Namo Simpur hingga keluar di Gapura Desa Pertampilen.

Jalur ini memiliki panjang sekitar 4,7 kilometer.

Sementara kendaraan dari arah Berastagi menuju Medan dapat menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Srikandi-Jalan Mesjid-Jalan Namori sebelum kembali ke Jalan Jamin Ginting.

Rute tersebut memiliki jarak sekitar 1,2 kilometer.

Pemkab Deli Serdang juga menyiapkan rute lain melalui simpang Sekolah SMA S Deli Murni Sibolangit-Simpang Tiga Kutalimbaru Desa Serugun-Desa Tambunen-Simpang Goa Kemang Jalan Jamin Ginting.

Jalur tersebut memiliki panjang sekitar 10 kilometer dengan akses satu lajur.

Alternatif lainnya adalah melalui simpang Sekolah SMA S Deli Murni Sibolangit-Simpang Tiga Kutalimbaru Desa Serugun-Jalur Medan Magnet-ARHANUD hingga keluar melalui Simpang Tuntungan.

Jalur ini memiliki total jarak sekitar 39 kilometer dengan kondisi dua lajur.

Sejumlah jalur alternatif tersebut direkomendasikan menggunakan sistem satu arah.

Penerapannya akan disesuaikan dengan kondisi serta lebar masing-masing ruas jalan.

Yahya mengatakan sejumlah persiapan di lapangan telah dilakukan.

Rambu petunjuk arah dan cermin tikungan telah dipasang di beberapa titik. Sementara pengaspalan dan pemasangan marka jalan masih dalam proses.

"Pada hari Sabtu, Minggu dan hari besar, personel Dishub bersama pemerintah kecamatan dan desa, Polsek serta Koramil akan bersinergi mengarahkan kendaraan pribadi roda empat menggunakan jalur alternatif pada titik-titik simpang yang telah disepakati," ucapnya.

Bupati Deli Serdang meminta jalur-jalur alternatif tersebut segera diuji coba.

Menurut dia, uji coba sekaligus sosialisasi penting dilakukan sebelum menghadapi periode libur dan hari besar berikutnya.

"Koordinasikan dengan Polrestabes agar dibantu dalam proses ujicoba jalur sebagai langkah antisipasi yang sudah disiapkan menuju hari libur dan hari besar mendatang," ucapnya.

Bupati juga meminta Dinas SDABMBK segera meninjau ruas jalan alternatif yang masih membutuhkan perbaikan.

Perbaikan diperlukan agar jalur tersebut dapat digunakan secara optimal ketika terjadi kepadatan di ruas utama Medan-Berastagi.

Dukungan juga disampaikan Kepala Seksi Lalu Lintas BPTD Wilayah II Sumatera, Tjatur.

Ia mengatakan pihaknya siap mendukung rencana tersebut, termasuk memberikan rekomendasi mengenai rambu penunjuk arah.

Rambu-rambu tersebut diharapkan dapat membantu pengendara mengenali jalur alternatif.

BPTD juga akan mengevaluasi dan memindahkan sejumlah rambu yang dinilai kurang efektif.

Perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, Menson, mengatakan hasil rapat koordinasi akan dibawa ke tingkat provinsi untuk ditindaklanjuti.

"Saya rasa, jalur yang dipaparkan sudah cukup baik dan selanjutnya akan dibawa ke provinsi. Sebagai langkah awal, menanti peningkatan sejumlah ruas jalan yang akan ditingkatkan, Dishub provinsi akan membantu dalam menyiapkan personel berjaga-jaga lalu lintas di ruas jalan yang padat," terangnya.

Dengan sejumlah jalur alternatif tersebut, Pemkab Deli Serdang berharap kepadatan di jalur utama Medan-Berastagi dapat dikurangi, terutama pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.

Rekayasa lalu lintas juga diharapkan dapat memperpendek waktu perjalanan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.* (vv/ad)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Korupsi Tanpa Koruptor
97,84 Persen Warga Nias Barat Sudah Terdaftar JKN, Status UHC Dibidik Naik
Bobby Nasution Dorong Lapas di Sumut Perkuat Pembinaan Warga Binaan dan Pemberantasan Narkoba
2.788 Pohon Terdampak Proyek BRT Mebidang, Medan Siapkan 61.170 Pohon Pengganti
Bukan Cuma Jual Sawit Mentah: Pemerintah Pacu Koperasi Miliki Pabrik CPO Sendiri Demi Kesejahteraan Petani
24 Tahun Menanti Keadilan, Keluarga Arbi Syahputra Minta Kasus Tewas Ditembak Dibuka Kembali
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru