BREAKING NEWS
Kamis, 15 Oktober 2026

Seng Hap 1881 Medan, Berburu Kuliner Sambil Menelusuri Sejarah Melayu di Kesawan

Adelia Syafitri - Selasa, 13 Oktober 2026 19:20 WIB
Seng Hap 1881 Medan, Berburu Kuliner Sambil Menelusuri Sejarah Melayu di Kesawan
Seng Hap 1881 di Jalan Ahmad Yani, kawasan Kesawan, Kota Medan. (foto: jejaksininja/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Seng Hap 1881 yang berada di Jalan Ahmad Yani, kawasan Kesawan, Kota Medan, menjadi salah satu destinasi kuliner yang menawarkan pengalaman berbeda.

Pengunjung tidak hanya bisa menikmati beragam makanan dan berburu oleh-oleh, tetapi juga mengenal sejarah bangunan melalui informasi yang dipasang di sejumlah bagian dinding.

Bangunan bersejarah dengan nuansa Melayu ini memadukan wisata kuliner, produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta cerita masa lalu.

Baca Juga:

Suasana tersebut menjadi daya tarik bagi pengunjung yang ingin menikmati makanan sekaligus merasakan nuansa sejarah di tengah Kota Medan.

Kepala Toko Seng Hap 1881, Zeni Nafiahni, mengatakan pihaknya berupaya menjaga dan melestarikan nilai sejarah bangunan tersebut.

Salah satu caranya adalah memasang informasi sejarah agar pengunjung dapat mengetahui kisah bangunan itu.

"Upaya kami untuk menjaga dan melestarikan sejarah bangunan ini dilakukan dengan menampilkan cerita sejarah di dinding agar pengunjung bisa mengetahui seperti apa bangunan ini dahulu. Kami juga mempertahankan nuansa Melayu melalui pakaian adat yang dikenakan staf serta pemutaran lagu-lagu lawas," ujar Zeni, Selasa (13/10/2026).

Selain menghadirkan suasana bangunan bersejarah, Seng Hap 1881 menyediakan beragam pilihan kuliner dan produk UMKM.

Produk yang ditawarkan antara lain kue tradisional, keripik, kue kacang, hingga kopi kemasan.

Menurut Zeni, tempat tersebut kerap dikunjungi wisatawan dari luar kota hingga mancanegara, termasuk Malaysia.

Sebagian pengunjung datang untuk mencari oleh-oleh khas yang bisa dibawa pulang.

Sementara itu, warga Medan biasanya datang untuk menikmati makanan atau sekadar bersantai bersama keluarga dan teman.

Keberagaman produk yang tersedia membuat pengunjung memiliki banyak pilihan, baik untuk dinikmati langsung maupun dijadikan buah tangan.

Salah seorang pengunjung, Ikal, mengaku tertarik dengan beragam pilihan makanan yang tersedia di Seng Hap 1881.

Menurut dia, makanan yang ditawarkan memiliki variasi jenis dan merek sehingga pengunjung dapat memilih sesuai selera.

"Karena makanan di sini menurutku segar dan menarik ya buat dilihat dan dicoba. Apalagi makanannya itu variatif, banyak jenis, banyak juga pilihan mereknya, jadi bisa ku pilih mana yang aku suka," kata Ikal.

Bagi Ikal, daya tarik Seng Hap 1881 bukan hanya terletak pada pilihan kulinernya.

Informasi sejarah yang dipasang di sejumlah bagian bangunan juga memberikan pengalaman tambahan bagi pengunjung.

"Jadi nggak cuma belanja, tapi juga bisa tahu sedikit sejarah Melayu di sini," ujarnya.

Ikal mengatakan dirinya ingin kembali berkunjung karena masih banyak makanan yang belum sempat dicoba.

Ia juga tertarik menjelajahi bagian bangunan yang belum didatangi, termasuk lantai paling atas.

Perpaduan kuliner, produk UMKM, dan nuansa sejarah menjadi ciri khas Seng Hap 1881 di kawasan Kesawan.

Tempat ini menawarkan pilihan bagi masyarakat yang ingin berburu makanan sekaligus mengenal cerita sejarah di balik bangunan berarsitektur Melayu tersebut.

Keberadaan informasi sejarah di dalam bangunan juga menjadi cara untuk memperkenalkan warisan masa lalu kepada pengunjung, terutama generasi muda dan wisatawan yang ingin mengenal sisi lain Kota Medan.* (d/ad)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Enam Bulan Disidik, Kejati Sumut Belum Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Lahan Tol Medan-Binjai
27 Tim Ramaikan Football Cup Pemuda Pancasila Medan, Rico Waas Ajak Kader Junjung Sportivitas dan Kekeluargaan
6 Lokasi di Medan Kena Pemadaman Listrik Hari Ini 13 Oktober, Cek Daftarnya
Daftar 10 Negara Kuliner Terbaik Dunia 2026: Indonesia Ungguli Thailand dan Spanyol
Medan Jadi Satu-Satunya Kota di Indonesia yang Masuk dalam 10 Destinasi Wisata Dunia dengan Harga Terbaik
17 Siswa SD di Medan Mengeluh Sakit Usai Konsumsi MBG, Rico Waas Angkat Bicara
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru