DPC PSI Binjai Selatan Hadiri Salat Iduladha Bersama Gubernur Sumut di Lapangan Merdeka Binjai
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
JAKARTA -Tren berburu Koin Jagat yang semakin marak belakangan ini semakin menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemerintah, terutama karena dampaknya terhadap fasilitas umum. Berdasarkan pengamatan, pencarian koin dalam aplikasi “Jagat Coin Hunt” telah merusak beberapa fasilitas publik, baik di Jakarta maupun di kota lainnya, seperti Bandung.
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, mengimbau kepada seluruh warga yang berpartisipasi dalam permainan Koin Jagat untuk lebih berhati-hati dan menjaga fasilitas umum yang ada. “Kami sangat berharap dan mengimbau seluruh warga masyarakat yang memainkan game Koin Jagat hendaknya betul-betul juga bisa memelihara, menjaga fasos dan fasum tersebut karena ini dibangunkan untuk kepentingan publik,” kata Teguh di ruang Paripurna DPRD Jakarta, Selasa (14/1/2025).
Teguh juga menambahkan bahwa untuk menghindari kerusakan lebih lanjut, Pemprov DKI Jakarta akan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam menjaga ketertiban di area-area umum yang sering dijadikan lokasi berburu koin. “Kami pastinya akan memberikan perhatian agar Satpol PP siap-siaga melibatkan penjagaan agar tidak ada fasos-fasum yang rusak,” ungkapnya.
Pemprov DKI Jakarta juga telah melakukan koordinasi dengan Komisi Digital dan Teknologi (Komdigi) untuk mengevaluasi dampak dari aplikasi Koin Jagat. “Pastinya ada beberapa variabel, tapi kalau memang lebih banyak dampak negatifnya, mudah-mudahan juga bisa ditakedown,” lanjut Teguh Setyabudi.
Aplikasi Jagat yang awalnya dirancang untuk mempermudah komunikasi antar pengguna dengan fitur seperti lokasi real-time dan pengiriman emoji, kini menawarkan permainan “Jagat Coin Hunt” yang memberikan hadiah senilai Rp 850 juta di Jakarta pada Desember 2024. Namun, tren berburu koin tersebut telah menimbulkan kerusakan fasilitas umum, seperti taman, trotoar, dan tempat umum lainnya, yang dipenuhi oleh pengguna yang mencari koin virtual.
Fenomena serupa juga terjadi di Kota Bandung, Jawa Barat, di mana sejumlah fasilitas publik mengalami kerusakan akibat tren yang sama. Hal ini menambah keprihatinan pemerintah daerah mengenai dampak negatif yang mungkin ditimbulkan oleh aplikasi ini.
Dengan adanya masalah ini, diharapkan para pemain Koin Jagat dapat lebih bijak dalam memilih lokasi berburu koin dan tetap menjaga kenyamanan serta keberlanjutan fasilitas umum yang sudah dibangun untuk kepentingan bersama.
(N/014)
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Raya Baitur
NASIONAL
JOKOWI Sekretaris Jenderal Relawan Pro Jokowi (Projo), Freddy Damanik, menyatakan bahwa kegiatan Joko Widodo berkeliling ke sejumlah daera
POLITIK
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa Masjid Istiqlal, Jakarta, menerima sejumlah hewan kurban dari masyarakat nonMus
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam forum Dewan Keamanan Perserikatan BangsaBangsa (PBB) menilai situasi di Palestina, khususnya
NASIONAL
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution merespons desakan pemberian kompensasi kepada warga yang terdampak pemadaman listrik total
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan dua
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terus berada dalam tekanan dan semakin mendekati angka keramat versi warganet di kisaran Rp17.845 per dolar
EKONOMI
MEDAN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026. Ajang fes
SENI DAN BUDAYA
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan masyarakat di Lapang
PEMERINTAHAN